Akurat

Intermittent Fasting 14/10: Pola Makan Sederhana untuk Pemula yang Ingin Turun Berat Badan

Herry Supriyatna | 24 November 2025, 00:00 WIB
Intermittent Fasting 14/10: Pola Makan Sederhana untuk Pemula yang Ingin Turun Berat Badan

AKURAT.CO Belakangan, semakin banyak orang memilih pola makan terstruktur untuk mengelola berat badan tanpa harus bergantung pada menu diet yang rumit. 

Di antara berbagai metode yang populer, intermittent fasting (IF) 14/10 mencuri perhatian karena dianggap mudah, fleksibel, dan cocok untuk pemula.

Jadi, apa itu IF 14/10 dan bagaimana cara memulainya? Simak penjelasan berikut.

Apa Itu Intermittent Fasting 14/10?

Intermittent fasting adalah pola makan yang mengatur kapan seseorang boleh makan dan kapan tubuh perlu berpuasa. Metode ini tidak mengatur jenis makanan, melainkan durasi makan dan puasa dalam satu hari.

Pada pola 14/10, seseorang berpuasa selama 14 jam, lalu memiliki 10 jam jendela makan.

Bagi banyak orang, metode ini membantu menciptakan defisit kalori dan membuat tubuh lebih sering membakar lemak sebagai sumber energi.

Namun, seperti metode diet lainnya, IF tetap memiliki risiko sehingga perlu dilakukan dengan bijak.

Baca Juga: DPR Kritik Rencana ID Food Gadaikan Aset untuk Pinjaman Bank

Bagaimana Cara Kerja IF 14/10?

Penerapannya cukup simpel—tentukan jendela makan yang sesuai dengan rutinitas harian. Misalnya:

  • Waktu makan: 09.00–19.00

  • Waktu puasa: 19.00–09.00

Selama fase puasa, tidak ada asupan kalori. Namun air putih, teh tawar, dan kopi tanpa gula tetap diperbolehkan.

Manfaat Intermittent Fasting 14/10 untuk Pemula

  1. Lebih mudah membantu menurunkan berat badan.

  2. Membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga kestabilan gula darah.

  3. Membentuk kebiasaan makan yang lebih disiplin dan teratur.

  4. Tubuh terasa lebih fokus dan bertenaga karena sistem pencernaan bekerja lebih efisien.

  5. Sejumlah studi menunjukkan potensi menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida.

Siapa yang Cocok Menerapkan IF 14/10?

Metode ini umumnya cocok untuk:

  • Pemula yang ingin mencoba intermittent fasting

  • Orang dewasa yang sehat

  • Mereka yang tidak sedang hamil, menyusui, atau memiliki diabetes

  • Individu yang tidak sedang mengonsumsi obat tertentu

  • Mereka yang tidak memiliki riwayat gangguan makan

Jika ragu, konsultasikan dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu.

Baca Juga: Perusahaan Didorong Sediakan Rumah Perlindungan bagi Pekerja Perempuan

Tips Memulai IF 14/10 untuk Pemula

  1. Pilih jendela makan yang realistis dan sesuai rutinitas harian.

  2. Biasanya satu waktu makan terlewat—sarapan atau makan malam—hindari ngemil di luar jam makan.

  3. Mulai bertahap agar tubuh beradaptasi.

  4. Utamakan makanan bernutrisi—protein, sayuran, buah, dan biji-bijian.

  5. Kurangi makanan ultraprocessed dan tinggi gula.

  6. Jaga konsistensi, bukan kesempurnaan.

  7. Perbanyak minum air putih agar tetap terhidrasi.

Intermittent fasting 14/10 menawarkan cara sederhana dan fleksibel untuk membantu menurunkan berat badan serta membangun pola makan yang lebih sehat.

Karena menekankan pada pengaturan waktu, bukan pantangan makanan, metode ini cocok dijadikan langkah awal untuk memperbaiki gaya hidup.

Dengan pilihan makanan bergizi, hidrasi cukup, dan komitmen jangka panjang, IF 14/10 dapat menjadi strategi yang efektif dan mudah diikuti—terutama bagi pemula.

Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.