Akurat

Berapa Banyak Gula yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari? Ini Penjelasannya

Wahyu SK | 3 November 2025, 21:20 WIB
Berapa Banyak Gula yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Gula merupakan salah satu sumber energi utama bagi tubuh yang berperan penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari.

Tetapi, di balik rasanya yang manis, konsumsi gula berlebih dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan seperti meningkatkan risiko obesitas, diabetes dan penyakit jantung.

Banyak makanan dan minuman olahan mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi tanpa disadari oleh konsumen.

Makanya sangat penting untuk memahami seberapa banyak batas aman konsumsi gula per hari menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan tubuh dan mencegah penyakit tidak menular.

Dilansir laman Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Kementerian Kesehatan menetapkan batas konsumsi gula per hari adalah 50 gram atau setara dengan empat sendok makan.

Sementara itu, untuk anak usia 2-18 tahun, dianjurkan konsumsi gula bebas kurang dari sekitar enam sendok teh atau setara 24 gram per hari.

Asupan gula yang melampaui angka tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme, obesitas dan penyakit kronis lainnya.

Dengan mengetahui angka rekomendasi ini sebagai pedoman dasar, konsumen dapat mulai menilai dan menghitung konsumsi gula dalam aktivitas sehari-hari agar tidak melebihi batas yang aman.

Cara Mengelola Asupan Gula dalam Konsumsi Sehari-hari

Berikut beberapa langkah untuk mengelola asupan gula yang dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari

1. Periksa label nutrisi pada kemasan

Banyak produk olahan menyembunyikan gula dalam berbagai istilah seperti sukrosa, fruktosa, atau sirup jagung tinggi fruktosa. Membaca label nutrisi membantu Anda mengetahui jumlah gula tambahan dalam setiap porsi makanan.

2. Batasi konsumsi minuman manis dan soda

Minuman ringan dan jus kemasan sering menjadi sumber utama gula tambahan. Sebaiknya ganti dengan air putih, infused water atau teh tanpa gula untuk menjaga keseimbangan cairan tanpa menambah kalori berlebih.

3. Pilih makanan segar dan alami

Mengonsumsi buah-buahan segar sebagai pengganti camilan manis seperti kue dan permen dapat menjadi alternatif yang lebih sehat. Buah mengandung gula alami (fruktosa) serta serat dan vitamin yang baik bagi tubuh.

4. Kurangi gula secara bertahap

Jika terbiasa dengan rasa manis, kurangi takaran gula sedikit demi sedikit dalam kopi, teh, atau makanan sehari-hari. Dengan cara ini lidah akan beradaptasi dengan rasa alami bahan makanan.

5. Waspadai gula tersembunyi dalam saus dan bumbu instan

Saus tomat, saus sambal, dan bumbu instan sering mengandung gula tambahan untuk memperkuat rasa. Gunakan dalam jumlah terbatas atau buat versi rumahan agar lebih sehat.

6. Rutin memantau kesehatan tubuh.

Periksalah kadar gula darah secara berkala, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat diabetes atau obesitas. Pemantauan ini membantu menyesuaikan pola makan sesuai kondisi tubuh.

Mengetahui dan membatasi konsumsi gula harian adalah langkah sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan.

Dengan mengikuti rekomendasi maksimal 50 gram per hari dan menerapkan kebiasaan makan yang bijak, tubuh dapat tetap bugar dan terhindar dari berbagai penyakit akibat kelebihan gula.

Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK