Cara Memilih Sampo yang Tepat untuk Kulit Kepala Berminyak

AKURAT.CO Kulit kepala berminyak umumnya bisa terjadi karena kelenjar sebasea (sebaceous glands) memproduksi terlalu banyak sebum atau zat berminyak yang sebenarnya berfungsi melindungi rambut dan kulit kepala.
Namun, ketika produksi sebum berlebihan, rambut mudah terlihat lepek, cepat kusam dan terasa berat.
Faktor pemicunya beragam, bisa karena hormon, genetik, cuaca, frekuensi keramas hingga penggunaan produk rambut yang tepat atau tidak.
Dengan memilih sampo yang sesuai kondisi kulit kepala berminyak, kita bisa membantu mengontrol kelebihan sebum, menjaga kesehatan kulit kepala, sekaligus membuat rambut tampil lebih bersih dan ringan.
Cara Memilih Sampo untuk Kulit Kepala Berminyak
1. Apa yang harus dicari
• Pilih sampo yang memiliki label seperti volumizing, balancing, for oily scalp atau clarifying. Produk dengan label ini biasanya diformulasikan untuk mengurangi kelebihan minyak dan tidak menambahkan beban berat pada rambut.
• Cek kandungan bahan aktif yang membantu mengatur produksi sebum atau membersihkan secara mendalam:
o Tea tree oil, menthol, eucalyptus: memberikan efek sejuk dan membantu membersihkan kulit kepala.
o Salicylic acid, clay/kaolin, zinc: membantu eksfoliasi ringan, menyerap kelebihan minyak, dan menjaga keseimbangan kulit kepala.
• Pastikan pH-formulanya seimbang (sekitar 4,5-5,5) agar kondisi kulit kepala tetap optimal dan tidak memicu produksi minyak berlebihan.
• Pilih formula yang ringan (ring-weight) dan bebas dari bahan "berat" yang bisa memperparah kondisi berminyak.
2. Apa yang harus dihindari
• Hindari sampo yang terlalu moisturizing, smoothing, atau for dry hair karena dapat menambah beban minyak yang sudah ada.
• Hindari produk yang mengandung banyak minyak berat, silikon berat atau kondisioner kuat yang digunakan di dekat kulit kepala yang bisa membuat rambut dan kulit kepala semakin cepat lepek.
• Hindari penggunaan sampo dengan surfaktan terlalu keras atau alkohol yang kuat secara rutin, meskipun bersihnya maksimal, bisa membuat kulit kepala kering lalu over-kompensasi dengan memproduksi lebih banyak minyak.
Tips Teknik Penggunaan
• Fokuskan aplikasi sampo pada kulit kepala dan akar rambut, bukan sepanjang panjang rambut. Panjang rambut cukup terkena busa yang mengalir saat dibilas.
• Lakukan double wash bila kulit kepala Anda sangat berminyak: pertama untuk mengangkat kotoran/produk styling, kedua untuk pembersihan mendalam.
• Gunakan air hangat (bukan panas) untuk mencuci rambut, air terlalu panas bisa memicu kulit kepala memproduksi lebih banyak minyak.
• Kondisikan rambut hanya pada bagian tengah hingga ujung rambut, bukan di dekat akar, agar tidak menambah “beban” di akar.
Rekomendasi Sampo yang Cocok untuk Kulit Kepala Berminyak
Berikut beberapa pilihan produk yang bisa Anda pertimbangkan (termasuk yang tersedia di Indonesia), pilih sesuai budget dan preferensi Anda:
• Kérastase Spécifique Bain Divalent: produk salon premium yang dibuat untuk kulit kepala berminyak dan rambut panjang, cocok untuk yang ingin hasil spa salon di rumah.
• L'Oréal Pure Resource Shampoo for Oily Hair: brand global, formulanya ditujukan untuk akar berminyak; pilihan bagus untuk pasar menengah.
• Good Virtues Co. Clarifying Hair & Scalp Shampoo for Oily Hair: brand yang lebih bersih (clean beauty) dengan fokus pada kulit kepala, cocok bagi yang sensitif atau mencari bahan lebih alami.
• X Pert Shampoo Oily Treatment: opsional budget lokal atau lebih terjangkau yang bisa dicoba bila anggaran terbatas.
• Verbena Oil Control Shampoo (For Oily Hair): pilihan herbal/alternatif yang ringan dan bisa jadi opsi untuk penggunaan harian.
• Watsons Purifying & Hydrating Clay Shampoo 400 ml: pilihan drugstore yang mudah ditemukan di Indonesia, menggunakan clay sebagai bahan penyerap minyak.
• Dua "placeholder" di atas bisa Anda isi dengan produk (sampo) spesifik lokal atau yang sedang promo/terbaru sesuai preferensi Anda.
Laporan: Bunga Adinda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









