Akurat

Langkah Tepat untuk Membantu Teman Berhenti dari Kecanduan Alkohol

Wahyu SK | 1 November 2025, 09:00 WIB
Langkah Tepat untuk Membantu Teman Berhenti dari Kecanduan Alkohol

AKURAT.CO Setiap orang tentu memahami bahwa konsumsi alkohol berlebihan merupakan kebiasaan tidak sehat yang dapat menimbulkan berbagai gangguan pada tubuh.

Namun, bagi seseorang yang sudah terjebak dalam kecanduan alkohol, keinginan untuk berhenti sering kali sulit dikendalikan.

Mereka cenderung terus mengonsumsi alkohol tanpa memedulikan dampak buruknya terhadap kesehatan fisik maupun mental.

Kecanduan alkohol bukan sekadar kebiasaan, melainkan kondisi serius yang memerlukan perhatian dan penanganan segera agar tidak berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih berat.

Proses pemulihan memang harus dimulai dari kesadaran diri individu yang bersangkutan, tetapi dukungan dari orang terdekat juga memegang peran penting.

Sebagai teman, kita bisa membantu dengan memberikan perhatian, mendengarkan tanpa menghakimi, serta mendorong mereka untuk mencari bantuan profesional.

Tindakan sederhana seperti menemani ke sesi konseling atau sekadar menunjukkan kepedulian dapat menjadi langkah awal yang berarti untuk membantu mereka keluar dari lingkaran kecanduan.

Kecanduan alkohol adalah masalah serius yang tidak bisa diatasi hanya dengan niat, melainkan membutuhkan dukungan, kesabaran, dan pendekatan yang tepat.

Jika kamu memiliki teman yang sedang berjuang untuk berhenti dari kecanduan alkohol, berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk membantu mereka secara efektif:

1. Berikan Dukungan Emosional

Langkah pertama adalah hadir dan mendengarkan tanpa menghakimi. Tunjukkan empati dan biarkan temanmu merasa aman untuk bercerita tentang apa yang mereka rasakan.

Dukungan emosional dari orang terdekat bisa memberikan kekuatan besar bagi seseorang yang sedang berjuang melawan kecanduan.

Kamu bisa menguatkannya dengan kalimat sederhana seperti "Aku tahu ini enggak mudah, tapi aku di sini buat kamu." Dukungan kecil seperti ini bisa membantu mereka merasa tidak sendirian.

2. Dorong untuk Mendapatkan Bantuan Profesional

Membujuk teman untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional, seperti dokter atau psikolog, adalah langkah penting.

Ahli akan membantu menilai tingkat kecanduan dan menentukan jenis perawatan yang sesuai.

Terapi perilaku kognitif (CBT) juga bisa menjadi pilihan yang efektif, karena membantu penderita memahami penyebab kecanduan dan mengembangkan strategi untuk menahan keinginan minum.

3. Ciptakan Lingkungan yang Mendukung

Lingkungan yang sehat sangat berpengaruh pada proses pemulihan. Bantu temanmu menghindari tempat atau situasi yang bisa memicu keinginan untuk minum alkohol.

Ajak mereka melakukan aktivitas positif seperti olahraga, membaca, berkebun, atau menekuni hobi baru yang membuat pikiran lebih tenang.

Kamu juga bisa menjadi "teman aman" dengan tidak menawarkan atau mengonsumsi alkohol di hadapannya.

4. Dukung Pola Hidup Sehat

Pola hidup yang seimbang membantu tubuh pulih lebih cepat. Dorong temanmu untuk makan makanan bergizi, tidur cukup, dan berolahraga secara rutin.

Aktivitas fisik minimal 30 menit per hari dapat membantu menstabilkan suasana hati dan mengurangi stres yang sering menjadi pemicu kecanduan.

5. Jalani Proses Detoksifikasi dengan Aman

Detoksifikasi atau proses mengeluarkan alkohol dari tubuh adalah tahap penting dalam pemulihan. Bagi yang mengalami kecanduan berat, sebaiknya dilakukan di bawah pengawasan dokter atau di fasilitas kesehatan.

Jika gejalanya ringan, proses detoks bisa dilakukan di rumah dengan panduan medis. Dokter biasanya akan meresepkan obat untuk mengurangi gejala seperti pusing, mual, atau cemas.

Pada kasus tertentu seperti gangguan hati, kehamilan, atau penggunaan obat psikotropika, penghentian alkohol harus dilakukan secara bertahap dan dengan pengawasan ketat.

Dengan kesabaran, perhatian, dan dukungan dari orang terdekat, seseorang yang kecanduan alkohol memiliki peluang besar untuk pulih dan menjalani hidup yang lebih sehat. Ingat, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Laporan: Nadia Nur Anggraini/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK