Akurat

Ini Penyebab Bulu Bebek Mudah Rontok

Eko Krisyanto | 7 Oktober 2025, 11:40 WIB
Ini Penyebab Bulu Bebek Mudah Rontok

AKURAT.CO Bebek dikenal sebagai unggas yang memiliki daya tahan tubuh cukup kuat, namun ada kalanya peternak menemukan bulu bebek rontok dalam jumlah banyak.

Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan maupun perawatan bebek yang kurang tepat.

Mengetahui penyebab rontoknya bulu bebek sangat penting agar peternak dapat memberikan penanganan yang sesuai dan mencegah kerugian.

Jika dibiarkan, bulu yang rontok berlebihan bisa mengganggu aktivitas bebek dan menurunkan produktivitasnya.

Faktor Kesehatan dan Lingkungan

Bulu bebek mudah rontok dapat disebabkan oleh parasit eksternal seperti kutu dan tungau yang menyerang kulit.

Serangan hama ini membuat bebek sering menggaruk tubuhnya sehingga bulu lebih cepat patah dan rontok.

Selain itu, lingkungan kandang yang lembap dan kotor juga memicu munculnya jamur yang merusak kesehatan bulu. Jika kebersihan tidak dijaga, bulu bebek akan kehilangan kilau alaminya dan mudah rusak.

Pola Makan dan Periode Alami

Selain faktor kesehatan, pola makan juga berpengaruh terhadap kerontokan bulu. Kekurangan protein, vitamin dan mineral tertentu dapat menyebabkan bulu tumbuh rapuh dan mudah terlepas.

Di samping itu, bebek juga mengalami fase moulting atau pergantian bulu secara alami setiap periode tertentu.

Pada fase ini, rontoknya bulu merupakan proses normal yang akan digantikan dengan bulu baru yang lebih sehat.

Peternak hanya perlu memastikan bebek mendapat asupan gizi yang cukup agar fase moulting berjalan lancar tanpa menurunkan kondisi tubuh.

Dengan pemeliharaan yang baik, termasuk menjaga kebersihan kandang, menyediakan pakan bergizi, serta melakukan pemeriksaan rutin, bulu bebek bisa tetap kuat dan berkilau.

Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan mengobati kerontokan parah yang sudah terjadi. Hal ini juga membantu menjaga kualitas produksi, baik telur maupun daging bebek.

Laporan: Nora Niswatun Choirina/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK