9 Cara Menghilangkan Sakit Gigi dengan Bahan Alami yang Mudah Ditemukan di Rumah

AKURAT.CO Sakit gigi sering kali datang tiba-tiba dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri yang muncul di dalam atau di sekitar gigi bisa membuat seseorang sulit makan, berbicara, bahkan tidur. Meski terlihat sepele, sakit gigi bisa menjadi pertanda adanya masalah serius, mulai dari gigi berlubang, gusi bengkak, hingga infeksi.
Kabar baiknya, sebelum buru-buru ke dokter gigi, kamu bisa mencoba beberapa obat sakit gigi alami yang mudah ditemukan di rumah. Bahan-bahan ini dikenal mampu membantu meredakan nyeri, mengurangi pembengkakan, dan membasmi bakteri penyebab sakit gigi tanpa efek samping berbahaya.
Penyebab Umum Sakit Gigi
Sakit gigi bukan hanya disebabkan oleh gigi berlubang. Ada banyak faktor lain yang bisa memicunya. Memahami penyebabnya penting agar kamu tahu langkah penanganan yang tepat.
Beberapa penyebab paling umum antara lain:
-
Sensitivitas terhadap panas dan dingin. Terjadi karena lapisan dentin pada gigi terekspos.
-
Radang gusi atau gusi berdarah. Sering dipicu oleh penumpukan karang gigi, perubahan hormon, atau penyakit seperti diabetes yang tak terkontrol.
-
Gigi berlubang dan karang gigi. Plak yang menumpuk bisa memicu koloni bakteri yang merusak enamel.
-
Abses gigi. Infeksi berat yang ditandai dengan munculnya benjolan berisi nanah di gusi dan pembengkakan pada pipi.
-
Fraktur atau patah gigi. Bisa disebabkan oleh benturan keras atau kebiasaan menggigit benda keras.
-
Tumbuhnya gigi bungsu yang tidak sempurna. Umumnya menyebabkan peradangan gusi di bagian belakang rahang.
-
Gangguan sendi rahang (TMD). Biasanya ditandai dengan bunyi “klik”, rahang kaku, dan rasa nyeri yang menjalar ke wajah dan kepala.
Obat Sakit Gigi Alami yang Mudah Ditemukan di Rumah
Kamu tak selalu harus ke apotek untuk meredakan sakit gigi. Beberapa bahan alami berikut ini bisa menjadi pertolongan pertama yang efektif, terutama jika nyerinya belum terlalu parah.
1. Garam dan Air Hangat
Air garam dikenal sebagai disinfektan alami. Berkumur dengan larutan ini dapat membantu membersihkan sisa makanan di sela gigi, mengurangi bakteri, serta meredakan peradangan.
Caranya:
Campurkan ½ sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Gunakan sebagai obat kumur selama 30 detik, lalu buang. Ulangi 2–3 kali sehari.
2. Minyak Cengkeh
Cengkeh memiliki senyawa eugenol yang bersifat antiseptik dan antinyeri. Minyak ini sudah lama digunakan untuk mengurangi nyeri akibat sakit gigi.
Cara penggunaannya:
Campurkan 5 tetes minyak cengkeh dengan 1 sendok teh minyak zaitun, lalu celupkan kapas ke dalamnya. Tempelkan kapas tersebut pada gigi yang sakit selama 10 menit.
Alternatif lain, campurkan 1 tetes minyak cengkeh ke dalam segelas air hangat dan gunakan untuk berkumur.
3. Teh Peppermint
Mentol dalam teh peppermint memiliki efek menenangkan dan mampu mengurangi rasa nyeri di gigi serta gusi.
Langkahnya:
Seduh satu kantung teh peppermint, lalu dinginkan di dalam freezer beberapa menit. Setelah agak dingin, tempelkan kantung teh tersebut di bagian gigi yang nyeri.
4. Bawang Putih
Sudah dikenal sejak lama sebagai antibiotik alami, bawang putih mengandung senyawa allicin yang mampu membunuh bakteri penyebab plak gigi.
Cara penggunaannya:
Haluskan satu siung bawang putih, lalu oleskan langsung ke bagian gigi yang sakit. Kamu juga bisa mengunyahnya perlahan agar zat aktifnya langsung bekerja.
Catatan: jangan menempelkannya terlalu lama karena bisa menyebabkan iritasi pada jaringan mulut.
5. Es Batu
Jika sakit gigi disebabkan oleh benturan atau cedera, kompres dingin bisa jadi solusi cepat. Es batu dapat membantu memperlambat aliran darah ke area nyeri sehingga bengkak dan rasa sakit berkurang.
Caranya:
Bungkus beberapa potong es batu dengan kain bersih, lalu tempelkan pada pipi di sisi gigi yang sakit selama 15–20 menit.
6. Minyak Kelapa
Selain bagus untuk rambut dan kulit, minyak kelapa juga bisa membantu meredakan sakit gigi berkat sifat antibakterinya.
Langkahnya:
Gunakan satu sendok makan minyak kelapa untuk berkumur selama 15–20 menit di pagi hari (sebelum makan). Setelah itu, buang minyak dan bilas mulut dengan air hangat.
7. Daun Jambu Biji
Daun jambu biji memiliki kandungan antiradang, antibakteri, dan analgesik yang bisa membantu mengurangi nyeri serta pembengkakan pada gusi.
Cara penggunaannya:
Kunyah langsung dua lembar daun jambu biji segar hingga airnya keluar, lalu tempelkan pada bagian gigi yang sakit. Alternatifnya, rebus beberapa daun jambu biji dan gunakan airnya untuk berkumur.
8. Madu
Madu tak hanya menenangkan tenggorokan, tapi juga efektif mengurangi nyeri dan pembengkakan akibat sakit gigi karena sifat antibakterinya.
Langkahnya:
Larutkan satu sendok makan madu ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur. Kamu juga bisa mengoleskan madu langsung pada area gigi yang nyeri.
9. Siwak
Batang siwak atau miswak dari pohon arak dikenal sebagai pembersih gigi alami yang juga mampu meredakan nyeri dan membunuh bakteri di mulut.
Mengunyah siwak secara rutin membantu menjaga kebersihan gigi dan mencegah plak, yang sering menjadi penyebab utama sakit gigi.
Tips Tambahan untuk Mencegah Sakit Gigi Kambuh
Selain memanfaatkan bahan alami di atas, menjaga kebersihan gigi dan mulut adalah langkah utama agar sakit gigi tidak datang kembali.
Berikut hal yang sebaiknya kamu lakukan setiap hari:
-
Sikat gigi minimal dua kali sehari selama dua menit.
-
Gunakan sikat berbulu lembut dan pasta gigi khusus gigi sensitif bila diperlukan.
-
Bersihkan sela gigi dengan benang gigi (flossing).
-
Hindari konsumsi makanan manis berlebihan.
-
Periksa gigi secara rutin ke dokter setiap enam bulan sekali.
Kapan Harus ke Dokter Gigi?
Jika setelah dua hari mencoba obat alami sakit gigi belum juga membaik, segera konsultasikan ke dokter gigi. Terlebih jika kamu mengalami gejala tambahan seperti:
-
Demam
-
Gusi merah dan bengkak
-
Rasa sakit menjalar hingga telinga, pipi, atau rahang
-
Sulit berbicara, menelan, atau membuka mulut
Sakit gigi bisa menjadi tanda adanya infeksi yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut, seperti pembersihan saluran akar atau pengobatan antibiotik.
Kesimpulan
Mengatasi sakit gigi tidak selalu membutuhkan obat kimia. Banyak obat sakit gigi alami dari bahan rumahan yang bisa kamu gunakan sebagai pertolongan pertama, seperti garam, cengkeh, bawang putih, hingga madu. Namun, ingat — bahan alami hanya membantu meredakan gejala sementara.
Jika rasa nyeri tak kunjung hilang, langkah terbaik adalah menemui dokter gigi untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.
Baca Juga: Cara Memutihkan Gigi dalam 7 Hari Secara Alami dan Aman
Baca Juga: Karies dan Gigi Berlubang Jadi Masalah Utama Kesehatan Gigi di Indonesia
FAQ
1. Apa obat alami yang paling ampuh untuk menghilangkan sakit gigi?
Beberapa obat alami yang terbukti ampuh meredakan sakit gigi antara lain garam dan air hangat, minyak cengkeh, bawang putih, daun jambu biji, serta kompres es batu. Bahan-bahan ini bisa membantu mengurangi nyeri, peradangan, dan membunuh bakteri penyebab sakit gigi.
2. Apakah minyak cengkeh aman digunakan untuk sakit gigi?
Aman, selama digunakan dengan cara yang benar. Minyak cengkeh mengandung eugenol, senyawa alami yang bersifat antiseptik dan antinyeri. Namun, penggunaannya harus diencerkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa seperti minyak zaitun agar tidak menimbulkan iritasi pada gusi dan jaringan mulut.
3. Bagaimana cara menggunakan bawang putih untuk sakit gigi?
Kamu bisa menghaluskan satu siung bawang putih lalu mengoleskannya langsung pada gigi yang sakit, atau mengunyahnya perlahan agar zat allicin-nya bekerja langsung membunuh bakteri penyebab nyeri. Tapi jangan menempelkan bawang putih terlalu lama karena bisa menyebabkan iritasi.
4. Apakah air garam benar-benar bisa menyembuhkan sakit gigi?
Air garam tidak menyembuhkan secara permanen, tetapi dapat membantu meredakan nyeri dan membunuh bakteri di dalam mulut. Berkumurlah dengan air garam hangat beberapa kali sehari untuk mengurangi peradangan dan menjaga kebersihan mulut.
5. Kapan harus pergi ke dokter gigi meskipun sudah mencoba obat alami?
Segera temui dokter gigi jika sakit gigi tidak kunjung membaik setelah dua hari, atau disertai gejala seperti demam, gusi bengkak, nyeri menjalar ke pipi atau telinga, serta sulit berbicara atau menelan. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya infeksi serius yang memerlukan penanganan medis.
6. Apakah daun jambu biji bisa membantu mengurangi sakit gigi?
Ya. Daun jambu biji mengandung antibakteri dan antiradang yang dapat membantu mengurangi pembengkakan serta nyeri akibat sakit gigi. Kamu bisa mengunyah langsung daunnya atau menggunakan air rebusannya untuk berkumur.
7. Apakah madu efektif untuk sakit gigi?
Madu memiliki sifat antibakteri dan antiradang yang mampu membantu meredakan nyeri serta mengurangi bengkak di gigi dan gusi. Kamu bisa melarutkan madu dalam air hangat untuk berkumur atau mengoleskannya langsung pada area gigi yang nyeri.
8. Apakah obat sakit gigi alami bisa digunakan untuk gigi berlubang?
Bisa membantu meredakan nyeri sementara, tapi tidak bisa menutup atau menyembuhkan gigi berlubang sepenuhnya. Gigi berlubang perlu perawatan langsung oleh dokter gigi, seperti tambal gigi atau perawatan saluran akar.
9. Berapa kali sebaiknya menggunakan obat alami dalam sehari?
Sebagian besar bahan alami, seperti air garam, minyak kelapa, atau daun jambu biji, aman digunakan 2–3 kali sehari. Namun, jika kamu merasa tidak nyaman atau muncul iritasi, hentikan penggunaannya dan konsultasikan ke dokter gigi.
10. Bagaimana cara mencegah sakit gigi agar tidak kambuh lagi?
Jaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi, membatasi makanan manis, dan rutin periksa ke dokter gigi setiap enam bulan. Menjaga pola makan dan kebersihan mulut adalah kunci agar sakit gigi tidak datang kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









