Akurat

Penyebab Utama Polusi Udara di Kota Besar

Eko Krisyanto | 18 September 2025, 11:20 WIB
Penyebab Utama Polusi Udara di Kota Besar

AKURAT.CO Polusi udara kini menjadi salah satu tantangan lingkungan paling mendesak di kota-kota besar di seluruh dunia.

Peningkatan cepat urbanisasi dan industrialisasi membuat kualitas udara menurun dan mengancam kesehatan masyarakat akibat polusi udara.

Sumber Polusi Kota

1. Transportasi

Kendaraan bermotor adalah penyumbang besar polutan udara seperti nitrogen oksida (NOx) dan partikel halus. Kemacetan dan kendaraan yang sering menganggur (idle) memperburuk kondisi.

2. Industri dan Pembangkit Listrik

Pabrik-pabrik serta pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar fosil menghasilkan gas sulfur dioksida (SO₂), karbon dioksida (CO₂) serta senyawa organik volatil. Polutan ini bukan saja merusak lingkungan, tapi juga kesehatan manusia.

3. Kegiatan Konstruksi

Penggunaan alat berat, aktivitas penggalian dan debu dari material konstruksi menambah beban polusi terutama di sekitar kawasan proyek besar.

Baca Juga: Pimpinan MPR Titip Pesan untuk Pramono Anung dan Rano Karno: Atasi Polusi Udara Jakarta

4. Pemakaian Bahan Bakar Domestik

Untuk memasak dan pemanas, sebagian masyarakat masih menggunakan bahan bakar fosil seperti kayu bakar, arang atau minyak.

Proses pembakaran ini memancarkan karbon monoksida dan partikel halus yang jika terkumpul dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.

5. Pertanian dan Kegiatan Tambahan Lain

Aktivitas seperti pembakaran lahan, penggunaan pupuk dan peternakan juga menghasilkan ammonia, metana dan senyawa lain yang berkontribusi pada pencemaran udara dan pembentukan ozon.

Baca Juga: Ridwan Kamil Sudah Siapkan 12 Langkah untuk Atasi Polusi Udara di Jakarta

Dampak terhadap Kesehatan dan Lingkungan

Polusi udara bukan hanya soal kabut atau bau tidak sedap, artikel halus (PM2.5), NO₂ dan ozon berdampak langsung pada sistem pernafasan dan kardiovaskular. Anak-anak, orang tua dan mereka dengan penyakit kronis sangat rentan.

Selain itu, kualitas udara yang buruk meningkatkan kunjungan rumah sakit, dampak ekonomi dan menurunkan produktivitas kerja. Lingkungan juga terkena imbasnya: polusi memperparah pemanasan global, hujan asam dan kerusakan ekosistem.

Langkah ke depan untuk mengurangi polusi udara, dibutuhkan strategi terpadu:

1. Meningkatkan transportasi umum dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

2. Mengalihkan pembangkit dan industri ke energi bersih.

3. Regulasi emisi yang lebih ketat bagi kendaraan dan pabrik.

4. Perencanaan kota hijau, termasuk ruang terbuka hijau yang bisa menyerap polutan.

5. Edukasi masyarakat tentang cara-cara mengurangi polusi dari penggunaan rumah tangga.

Melalui perpaduan kebijakan yang tepat, penerapan teknologi ramah lingkungan serta peningkatan kesadaran masyarakat, kota-kota besar memiliki peluang besar untuk menurunkan tingkat polusi udara, menjaga kesehatan warganya dan melestarikan lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Hunian Vertikal Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi Udara di Jakarta

Laporan: Dinda NS/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK