Akurat

Ashwagandha, Tanaman Herbal yang Bantu Redakan Stres dan Kecemasan

Leo Farhan | 17 Juli 2025, 21:33 WIB
Ashwagandha, Tanaman Herbal yang Bantu Redakan Stres dan Kecemasan

 

AKURAT.CO Di tengah gaya hidup modern yang penuh tekanan, stres kerap menjadi masalah yang sulit dihindari. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ashwagandha, tanaman herbal asal India, bisa menjadi solusi alami yang efektif untuk meredakan stres dan kecemasan.

Ashwagandha (Withania somnifera), yang telah digunakan dalam pengobatan Ayurveda selama ribuan tahun, dikenal sebagai adaptogen atau zat alami yang membantu tubuh beradaptasi terhadap stres fisik dan emosional.

Dalam sebuah studi terbitan Journal of Clinical Psychiatry, peserta yang mengonsumsi ekstrak ashwagandha selama delapan minggu mengalami penurunan kadar hormon kortisol, hormon stres utama dalam tubuh, hingga 30 persen. Penurunan ini berkorelasi dengan peningkatan suasana hati, kualitas tidur, dan rasa tenang secara keseluruhan.

Tak hanya itu, penelitian lain dalam Indian Journal of Psychological Medicine juga menemukan bahwa konsumsi harian suplemen ashwagandha mampu menurunkan gejala kecemasan pada responden dengan gangguan stres ringan hingga sedang.

Mekanisme kerja ashwagandha diyakini melalui pengaruhnya pada sistem saraf pusat dan regulasi hormon stres, termasuk peningkatan aktivitas GABA (gamma-aminobutyric acid), neurotransmitter yang membantu menenangkan sistem saraf.

Kini, ashwagandha tersedia dalam berbagai bentuk—mulai dari kapsul, bubuk, hingga teh herbal—dan semakin mudah ditemukan di toko kesehatan maupun platform e-commerce. Namun, para ahli menyarankan untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi herbal ini secara rutin, terutama bagi penderita penyakit kronis atau yang sedang mengonsumsi obat tertentu.

Dengan potensi besar sebagai penenang alami, ashwagandha bisa menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin mengelola stres tanpa harus bergantung pada obat-obatan kimia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.