Ashwagandha, Tanaman Herbal yang Bantu Redakan Stres dan Kecemasan

AKURAT.CO Di tengah gaya hidup modern yang penuh tekanan, stres kerap menjadi masalah yang sulit dihindari. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ashwagandha, tanaman herbal asal India, bisa menjadi solusi alami yang efektif untuk meredakan stres dan kecemasan.
Ashwagandha (Withania somnifera), yang telah digunakan dalam pengobatan Ayurveda selama ribuan tahun, dikenal sebagai adaptogen atau zat alami yang membantu tubuh beradaptasi terhadap stres fisik dan emosional.
Dalam sebuah studi terbitan Journal of Clinical Psychiatry, peserta yang mengonsumsi ekstrak ashwagandha selama delapan minggu mengalami penurunan kadar hormon kortisol, hormon stres utama dalam tubuh, hingga 30 persen. Penurunan ini berkorelasi dengan peningkatan suasana hati, kualitas tidur, dan rasa tenang secara keseluruhan.
Tak hanya itu, penelitian lain dalam Indian Journal of Psychological Medicine juga menemukan bahwa konsumsi harian suplemen ashwagandha mampu menurunkan gejala kecemasan pada responden dengan gangguan stres ringan hingga sedang.
Mekanisme kerja ashwagandha diyakini melalui pengaruhnya pada sistem saraf pusat dan regulasi hormon stres, termasuk peningkatan aktivitas GABA (gamma-aminobutyric acid), neurotransmitter yang membantu menenangkan sistem saraf.
Kini, ashwagandha tersedia dalam berbagai bentuk—mulai dari kapsul, bubuk, hingga teh herbal—dan semakin mudah ditemukan di toko kesehatan maupun platform e-commerce. Namun, para ahli menyarankan untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi herbal ini secara rutin, terutama bagi penderita penyakit kronis atau yang sedang mengonsumsi obat tertentu.
Dengan potensi besar sebagai penenang alami, ashwagandha bisa menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin mengelola stres tanpa harus bergantung pada obat-obatan kimia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








