Fenomena Aphelion Bikin Udara Dingin? Ini Amalan Islam Agar Selamat dari Penyakit

AKURAT.CO Fenomena aphelion kembali menjadi perbincangan publik saat suhu udara terasa lebih dingin dari biasanya. Banyak orang mengaitkan suhu dingin tersebut dengan fenomena astronomi ini.
Lantas, benarkah aphelion menyebabkan cuaca dingin ekstrem? Dan bagaimana umat Islam menyikapi perubahan cuaca agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit?
Secara ilmiah, aphelion adalah momen ketika posisi Bumi berada pada jarak terjauh dari Matahari dalam orbit elipsnya. Fenomena ini rutin terjadi setiap tahun, umumnya pada awal Juli. Pada tahun 2025, aphelion jatuh pada tanggal 4 Juli.
Meskipun saat aphelion jarak Bumi dan Matahari bertambah sekitar 5 juta kilometer dibandingkan jarak terdekatnya (perihelion), pengaruhnya terhadap suhu permukaan Bumi tergolong kecil dan tidak signifikan secara langsung.
Suhu dingin yang dirasakan masyarakat Indonesia pada pertengahan tahun lebih banyak disebabkan oleh faktor-faktor atmosferik regional, seperti musim kemarau dan pergerakan angin muson timur yang membawa udara kering dan lebih sejuk dari Australia ke wilayah Indonesia.
Baca Juga: Mempengaruhi Kehidupan Manusia, BRIN Tegaskan Pentingnya Pantauan Cuaca Luar Angkasa
Oleh sebab itu, suhu dingin yang terjadi adalah bagian dari dinamika cuaca tahunan, bukan semata-mata akibat aphelion.
Namun demikian, perubahan suhu yang mendadak tetap dapat mempengaruhi kesehatan. Sistem kekebalan tubuh bisa melemah jika seseorang tidak menjaga kondisi fisiknya.
Dalam menghadapi perubahan cuaca seperti ini, Islam memberikan panduan spiritual dan praktis agar umat Muslim tetap sehat, terjaga, dan selamat dari berbagai penyakit.
Pertama, memperbanyak istighfar dan doa memohon perlindungan kepada Allah. Rasulullah ﷺ bersabda:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk lainnya.” (HR. Abu Dawud)
Doa ini menunjukkan bahwa seorang Muslim senantiasa memohon perlindungan dari segala penyakit, baik yang ringan maupun berat, yang tampak maupun yang tersembunyi.
Kedua, menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Islam menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari keimanan. Nabi Muhammad ﷺ bersabda: “Kebersihan itu sebagian dari iman.” (HR. Muslim)
Dengan menjaga kebersihan badan, pakaian, tempat tinggal, serta memperhatikan pola makan yang sehat dan bergizi, tubuh akan lebih kuat menghadapi perubahan cuaca.
Ketiga, memperbanyak sedekah kepada yang membutuhkan. Sedekah diyakini dalam Islam sebagai salah satu cara untuk menolak bala atau musibah. Rasulullah ﷺ bersabda:
دَاوُوا مَرْضَاكُمْ بِالصَّدَقَةِ
Artinya: “Obatilah orang-orang sakit di antara kalian dengan sedekah.” (HR. Al-Baihaqi)
Sedekah bukan hanya menolong orang lain secara materi, tetapi juga menjadi sebab turunnya pertolongan Allah kepada diri sendiri, termasuk dalam hal kesehatan.
Keempat, memperbanyak dzikir pagi dan petang. Salah satu bacaan dzikir yang dianjurkan adalah:
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Artinya: “Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan, baik di bumi maupun di langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (HR. Tirmidzi)
Dzikir ini menjadi perlindungan ruhani dari segala bentuk bahaya dan penyakit yang mungkin menyerang.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sore Ini 7 Juli hingga Besok
Selain itu, penting bagi setiap Muslim untuk memperhatikan anjuran medis seperti mengenakan pakaian hangat saat cuaca dingin, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga istirahat yang cukup, dan menghindari aktivitas berlebihan di luar ruangan jika kondisi tubuh sedang lemah.
Dengan keseimbangan antara ikhtiar lahiriah (upaya menjaga kesehatan fisik) dan batiniah (amalan spiritual), umat Islam dapat menghadapi perubahan cuaca, termasuk suhu dingin yang terjadi, dengan tenang dan tetap sehat.
Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dari berbagai penyakit dan memberikan kesehatan yang paripurna dalam setiap musim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










