Akurat

Pengakuan Tom Lembong yang Mengagumi Islam Meski Sudah Diketahui Keluarganya, Simak Alasannya!

Sultan Tanjung | 22 Januari 2024, 14:05 WIB
Pengakuan Tom Lembong yang Mengagumi Islam Meski Sudah Diketahui Keluarganya, Simak Alasannya!

AKURAT.CO Nama Co-Captain Timnas Amin, Tom Lembong menjadi perbincangan warganet usai namanya kerap disebut-sebut oleh Gibran Rakabuming Raka dalam debat Keempat Capres Cawapres tadi malam, Minggu (21/1).

Thomas Trikasih Lembong yang akrab disapa Tom Lembong, merupakan seorang mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Menteri Perdagangan.

Pria yang lahir di Jakarta ini pernah menjabat sebagai Kepala BKPM dari 27 Juli 2016 hingga 20 Oktober 2019.

Ia meraih gelar AB (Bachelor of Arts) dalam program studi Architecture and Urban Design dari Harvard University pada tahun 1994.

Tom Lembong pernah mengepalai Divisi dan menjadi Senior Vice President di Badan Penyehatan Perbankan Indonesia (BPPN).

Baca Juga: Tom Lembong Beri Tanggapan Sindiran Gibran Rakabuming, Usai Disebut Beri Contekan ke Cak Imin Saat Debat

 

Ia mengisi posisi Menteri Perdagangan menggantikan Rahmat Gobel pada tahun 2015.

Mengagumi Islam

Dalam sebuah poscast yang bertajuk Kasisolusi, Tom Lembong yang merupakan seorang Kristiani mengaku sangat mengagumi Islam.

Hal itu berawal ketika dirinya gemar mempelajari sejarah.

“Keluarga dan Teman saya mengetahui, bahwa saya pengagum Islam dan itu diawali dengan kegemaran saya pada sejarah,” ungkap Tom Lembong seperti yang diunggah kembali lewat akun Instagram @tombubble.id

Tom pun menambahkan sejarah Islam luar biasa.

“Ya jadi sejarah itu luar biasa dalam perjalanannya umat Islam,” imbuh Tom.

Tom Lembong pun menguraikan bahwa dirinya pernah membuat video ucapan selamat idul fitri pada 2019 yang memuat peran Islam dalam menyelamatkan ilmu pengetahuan seperti Matematika, Geografi, Geometri, Astronomi hingga Kedokteran.

“Saya menerangkan bahwa namanya ilmu pengetahuan atau sains termasuk matematika, geografi, astronomi, geometri bahkan kedokteran itu diselamatkan oleh umat Islam terutama abad 10 hingga 15,” tuturnya.

Baca Juga: Pernyataan Tom Lembong Soal LFP yang Disinggung Gibran di Debat Keempat Pilpres 2024

Tom menerangkan ilmu-ilmu pengetahuan yang awalnya maju di Eropa dikembangkan oleh peradaban Yunani sebelum Masehi menjadi mundur dan menjadi zaman Kegelapan akibat kebijakan Gereja Katolik pada abad 9 M.

“Semua buku-buku dibakar kecuali Alkitab dan ilmuwan yang bereksperimen dengan bahan kimia dieksekusi dengan cara dibakar hidup-hidup yang dinamakan masa gelap di Eropa,” terangnya.

Kebalikannya dari Eropa, Khalifah yang memimpin Islam saat itu seperti Abbasiyahhingga Ustmani justru menghidupkan ilmu-ilmu warisan dari Yunani Kuno tersebut.

“Makanya kalau kita belajar Matematika di SD atau SMP Algebra itu berasal dari Ilmuwan bernama Aljabar, Kemudian kalau belajar ilmu komputer ada Algoritma yang berasal dari ilmuwan bernama Al-Khawarizmi,” imbuhnya lagi.

Tom pun juga mengungkapkan dalam bidang kedokteran bahwa vaksinasi berawal dari percobaan pedagang muslim di Istanbul ketika mengetahui ada penyakit Cacar yang tidak bisa menular ke anggota keluarga lainnya.

Pedagang Turki tersebut kemudian mengambil air cacar kemudian dimasukkan ke orang sehat dengan menyayat sedikit bagian tangan dan terbukti ampuh.

Peristiwa ini dilihat oleh Duta Besar Inggris yang istrinya juga penderita Cacar hingga akhirnya mengabarkan kepada Raja Inggris saat itu untuk melakukan eksperimen serupa yang akhirnya dikenal vaksinasi.

“Jadi itu menyelamatkan jutaan manusia,” pungkas Tom.

 

 

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.