Kenali Omeprazole, Obat Asam Lambung yang Harus Kamu Ketahui

AKURAT.CO Omeprazole, golongan Proton Pump Inhibator (PPI), adalah obat yang sering diresepkan untuk mengatasi gangguan akibat produksi asam lambung berlebih.
Obat ini biasa digunakan untuk sakit maag, tukak lambung, GERD atau kondisi lain yang berkaitan dengan iritasi lambung atau kerongkongan.
Obat Omeprazole tersedia dalam bentuk kapsul, tablet dan suspensi bubuk yang dapat ditemukan dalam berbagai merek dagang di Indonesia.
Dengan menghambat enzim adenosin trifofosfatase hydrogen-kalium (pompa proton) pada sel parietal lambung, produksi asam lambung dapat ditekan secara signifikan.
Dalam satu jam setelah konsumsi dan bertahan hingga 72 jam, omeprazole dapat menghambat asam lambung.
Baca Juga: 7 Buah Ini Wajib Dihindari Penderita Asam Lambung, Nomor 4 Sering Disangka Aman!
Manfaat Omeprazole
1. Mengobati GERD (refluks asam lambung)
2. Mengatasi tukak lambung dan tukak duodenum
3. Mengobati esofagitis erosif (iritasi dan peradangan pada kerongkongan)
4. Mengobati sindrom zollinger-ellison (kondisi langka dengan produksi asam lambung berlebih)
5. Membantu terapi infeksi helicobacter pylori bersama antibiotik
Dosis Omeprazole yang dikonsumsi cukup bervariasi, tergantung kondisi medis dan usia pasien. Berikut dosis umumnya :
1. GERD
- Dosis awal: 20 miligram sekali sehari
- Dosis pemeliharaan: 10-40 miligram sekali sehari
2. Tukak lambung/duodenum
- Dosis awal: 20-40 miligram sekali sehari
- Dosis pemeliharaan: 10-40 miligram sekali sehari
3. Infeksi H. pylori
- Dosis awal: 20 miligram dua kali sehari
- Dosis pemeliharaan: 40 miligram sekali sehari
4. Tukak akibat NSAID
- Dosis awal: 20 miligram sekali sehari
- Dosis pemeliharaan: 20 miligram sekali sehari
5. Sindrom zollinger-ellison
- Dosis awal: 60 miligram per hari
- Dosis pemeliharaan: 20-120 miligram per hari
Untuk dosis anak-anak dan penderita gangguan hati disarankan untuk mengonsumsi dengan anjuran dokter.
Baca Juga: Jangan Abaikan! Ini Dia Ciri-Ciri Asam Lambung yang Harus Anda Ketahui
Penggunaan Omeprazole memiliki efek samping yang dapat muncul, antara lain:
1. Efek samping umum ditandai dengan gejala mual, sakit perut, diare, sakit kepala, pusing dan ruam kulit.
2. Adapun, efek samping serius (lebih jarang)
- Peradangan ginjal
- Kadar magnesium rendah seperti kelelahan, kram otot, irama jantung tidak teratur
- Pada penggunaan jangka panjang, biasanya terjadi kekurangan vitamin B12, risiko infeksi saluran pencernaan dan osteoporosis
- Reaksi autoimun seperti lupus kulit.
Disarankan untuk konsultasi dengan dokter sebelum menggunakan Omeprazole, terutama jika memiliki gangguan hati, hamil atau menyusui atau mengonsumsi obat lain yang berpotensi berinteraksi dengan Omeprazole.
Jangan menghentikan penggunaan obat Omeprazole secara tiba-tiba tanpa anjuran dokter.
Baca Juga: Cara Efektif Puasa bagi Penderita Asam Lambung, Simak Tipsnya!
Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









