Akurat

7 Rahasia Jamu Tradisional Khas Sunda untuk Wanita yang Wajib Kamu Tahu

Ratu Tiara | 21 April 2025, 16:30 WIB
7 Rahasia Jamu Tradisional Khas Sunda untuk Wanita yang Wajib Kamu Tahu

AKURAT.CO Jamu tradisional khas Sunda untuk wanita bukan sekadar warisan leluhu, ini adalah solusi alami yang telah dibuktikan khasiatnya oleh berbagai penelitian akademik.

Di tengah tren gaya hidup sehat dan kembali ke alam, minuman herbal ini menjadi primadona karena keampuhannya menjaga kesehatan reproduksi, menstabilkan hormon, hingga meningkatkan daya tahan tubuh.

Kamu mungkin tidak menyadari bahwa beberapa tanaman yang tumbuh di pekarangan rumah atau dijual di pasar tradisional ternyata punya manfaat luar biasa, apalagi jika kamu adalah wanita yang peduli pada kesehatan alami tanpa efek samping jangka panjang.

Baca Juga: Bojan Hodak Tegaskan Persib Bandung Butuh Bobotoh Jamu Zhejiang FC di Si Jalak Harupat

Disadur dari situs pafitapanuli.org, inilah rahasia jamu tradisional khas sunda untuk wanita yang wajib kamu tahu.

1. Khasiat Jamu Tradisional Sunda Menurut Penelitian Kampus

Penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen (Djamaludin et al., 2009) mengungkap bahwa lebih dari 66% wanita pengguna jamu gendong di Sukabumi, mayoritas beretnis Sunda, merasakan manfaat positif terhadap kesehatan mereka. Rata-rata mengonsumsinya untuk memperlancar haid, menambah energi, serta memperkuat sistem imun tubuh.

Jurnal dari UIN Malang (Utomo, 2017) juga menunjukkan bahwa perempuan adalah pemegang pengetahuan utama dalam pengobatan tradisional berbasis tumbuhan. Pengalaman turun-temurun dikombinasikan dengan kebiasaan sehari-hari seperti memasak, menjadikan perempuan Sunda sangat terampil dalam meracik jamu herbal.

2. Kandungan Ajaib di Balik Ramuan Jamu Tradisional Sunda

Kamu pasti pernah dengar kunyit, kencur, temulawak, atau kayu manis. Nah, bahan-bahan inilah yang menjadi pilar utama dalam racikan jamu khas Sunda. Menurut Jurnal TTG Usahid (Sipahutar & Panggabean, 2024), kombinasi kunyit dan asam Jawa misalnya, sangat efektif untuk mengurangi nyeri haid dan detoksifikasi tubuh.

Lempuyang dan temu mangga yang digunakan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Gununggajah di DIY (Lestari, 2023) memiliki efek antiinflamasi dan antikanker. Ini bukan sekadar mitos, karena telah diuji secara ilmiah pada beberapa studi lapangan di lembaga pendidikan tinggi.

3. Jenis Jamu Khas Sunda yang Paling Digemari Wanita

Ada banyak jenis jamu tradisional, tapi hanya beberapa yang betul-betul diracik sesuai karakter tubuh wanita Sunda. Di antaranya:

Jamu Kunyit Asam

Meredakan nyeri haid, menyegarkan tubuh, dan memperlancar metabolisme.

Jamu Beras Kencur

Cocok untuk meningkatkan nafsu makan dan stamina, terutama saat menstruasi.

Jamu Rapet

Berfungsi menjaga kekencangan organ intim dan dipercaya sebagai tonik wanita.

Jamu Pahitan

Detoksifikasi hati dan darah, sangat dianjurkan untuk wanita dengan masalah jerawat hormonal.

4. Cara Penggunaan Jamu Tradisional Secara Efektif

Supaya manfaat jamu benar-benar terasa, kamu sebaiknya mengikuti metode tradisional yang telah diwariskan. Cara penyajiannya bisa dengan direbus langsung atau ditumbuk dan diseduh.

Dalam budaya Sunda, ada istilah ngabuburit jeung jamu, di mana wanita minum jamu hangat saat sore sebagai penenang pikiran setelah seharian beraktivitas.

Menurut hasil pengabdian masyarakat dari STIPRAM (Lestari, 2023), kelompok wanita tani membuat empon-empon (bumbu rimpang) menjadi lebih praktis dalam bentuk serbuk, kapsul, atau cairan siap minum, tanpa mengurangi kandungan herbalnya.

5. Peran Budaya dan Warisan Leluhur dalam Jamu Wanita

Jamu tidak sekadar obat tetapi juga bagian dari budaya. Dalam Jurnal Kawistara UGM (Febriani & Sukmawan, 2022), tercatat bahwa peran perempuan Sunda sangat dominan dalam pelestarian budaya pengobatan tradisional, termasuk dalam seni laga dan ritual perawatan tubuh seperti “ngabedakeun” atau luluran alami.

6. Jamu dan Kesehatan Reproduksi Wanita Sunda

Dalam penelitian di Desa Mulyasari (Mulyani, 2021), 85,1% ibu postpartum mengaku lebih percaya pada jamu seperti kayu manis atau temu lawak untuk mempercepat pemulihan tubuh setelah melahirkan. Bahkan, penggunaan jamu sebagai kontrasepsi alami juga ditemukan pada studi penelitian kesehatan Perpusnas RI (Wahyuni & Widyatwati, 2024), di mana akar-akaran digunakan untuk menstabilkan hormon wanita usia subur.

7. Manfaat Tambahan yang Tidak Disangka

Selain fungsi utama untuk kesehatan organ kewanitaan, jamu juga terbukti:

  • Menurunkan kadar stres (efek sedatif alami dari rempah-rempah)
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Mengurangi bau badan secara alami
  • Membantu proses penurunan berat badan

Kamu yang ingin hidup sehat tanpa bergantung pada obat kimia, sudah saatnya kembali ke jamu tradisional khas Sunda untuk wanita. Bukan hanya alami, tapi juga berakar dari budaya yang telah teruji ratusan tahun. Dari beras kencur yang menyegarkan, hingga jamu rapet yang memperkuat vitalitas, semuanya menyimpan kekuatan tersembunyi dari alam.

Baca Juga: Bojan Hodak Tegaskan Persib Bandung Butuh Bobotoh Jamu Zhejiang FC di Si Jalak Harupat

Riset akademik dan studi lapangan telah membuktikan bahwa konsumsi jamu secara rutin mampu meningkatkan kualitas hidup wanita secara menyeluruh. Ditambah dengan cara pengolahan yang semakin modern namun tetap mempertahankan tradisi, membuat jamu makin relevan di zaman sekarang.

Jadi, kamu tidak perlu ragu lagi. Mulailah hari ini juga dengan satu gelas jamu, dan biarkan tubuhmu merasakan kekuatan alami dari warisan nenek moyang Sunda.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.