Bagaimana Cara Penularan HIV AIDS dan Cara Pencegahan Agar Tidak Tertular
Sultan Tanjung | 29 Juni 2024, 16:00 WIB

AKURAT.CO HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.
AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah tahap lanjut dari infeksi HIV.
Penting bagi kita untuk memahami cara penularan HIV dan mengambil langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari infeksi ini.
Cara Penularan HIV/AIDS
- Hubungan Seksual Tanpa Kondom
- Penularan HIV paling umum terjadi melalui hubungan seksual tanpa kondom dengan orang yang terinfeksi.
- Baik hubungan seksual vaginal maupun anal dapat menyebarkan virus HIV.
- Transfusi Darah dan Transplantasi Organ
- Penggunaan darah atau organ dari orang yang terinfeksi HIV dapat menyebabkan penularan virus.
- Namun, risiko ini sekarang sangat rendah karena adanya tes dan prosedur yang ketat dalam transfusi darah dan transplantasi organ.
- Penggunaan Jarum yang Tidak Steril
- Penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi dengan darah yang mengandung HIV dapat menyebarkan virus.
- Ini terjadi terutama pada pengguna narkoba suntik.
- Transmisi dari Ibu ke Bayi
- Ibu yang terinfeksi HIV dapat menularkan virus kepada bayinya selama kehamilan, persalinan, atau menyusui.
Cara Pencegahan HIV/AIDS
- Praktik Seks yang Aman
- Gunakan kondom lateks saat berhubungan seksual.
- Hindari bergonta-ganti pasangan seks.
- Tes HIV
- Lakukan tes HIV secara rutin, terutama jika memiliki risiko tinggi.
- Penggunaan Jarum yang Aman
- Jangan menggunakan jarum suntik yang sudah digunakan oleh orang lain.
- Pastikan jarum suntik steril.
- Pendidikan dan Kesadaran
- Edukasi diri dan orang lain tentang HIV/AIDS.
- Ketahui tanda-tanda infeksi dan risiko penularan.
Kesimpulan
Mencegah penularan HIV/AIDS adalah tanggung jawab kita semua. Dengan memahami cara penularan dan mengambil langkah-langkah pencegahan, kita dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari infeksi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









