Akurat

Penyebab Gusi Sering Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Yusuf | 1 Desember 2025, 15:08 WIB
Penyebab Gusi Sering Berdarah yang Perlu Diwaspadai

AKURAT.CO Gusi yang mudah berdarah kerap dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada kesehatan mulut maupun gangguan medis tertentu.

Dalam banyak kasus, gusi berdarah muncul akibat gingivitis atau radang gusi yang terjadi karena penumpukan plak dan karang gigi.

Namun, faktor seperti kekurangan vitamin, perubahan hormon, kebiasaan menyikat gigi yang salah, hingga penyakit serius juga bisa menjadi penyebabnya.

Baca Juga: Abaikan Gusi Berdarah, Ini Akibat Mengerikan yang Terjadi pada Mulutmu

Penyebab Umum Gusi Berdarah

1. Gingivitis (radang gusi)

Gingivitis adalah penyebab paling sering dari gusi berdarah.

Plak yang menumpuk di garis gusi lama-kelamaan mengeras menjadi karang gigi dan memicu iritasi.

Bila dibiarkan, gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis, infeksi yang lebih parah dan dapat merusak jaringan penyangga gigi.

2. Sikat gigi terlalu keras

Teknik menyikat gigi yang salah atau menggunakan sikat berbulu keras dapat melukai gusi. Kebiasaan ini membuat jaringan gusi lebih mudah robek dan berdarah.

3. Kekurangan vitamin C dan K

  • Vitamin C berperan dalam memperkuat jaringan ikat dan proses penyembuhan. Kekurangannya dapat membuat gusi mudah bengkak dan berdarah.

  • Vitamin K dibutuhkan untuk pembekuan darah. Ketika tubuh kekurangan vitamin ini, perdarahan pada gusi akan lebih sulit berhenti.

4. Perubahan hormon

Fluktuasi hormon, terutama pada ibu hamil atau saat menstruasi, bisa membuat gusi lebih sensitif dan rentan berdarah.

Baca Juga: Cara Meredakan Gusi Berdarah secara Alami

Penyebab Medis yang Lebih Serius

1. Penyakit sistemik

Gangguan seperti leukemia, diabetes, gangguan pembekuan darah (misalnya hemofilia atau ITP), hingga sirosis dapat memicu gusi berdarah.

2. Efek samping obat

Obat pengencer darah atau obat-obatan tertentu dapat meningkatkan risiko perdarahan, termasuk pada gusi.

3. Kebiasaan merokok

Merokok melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menghambat penyembuhan. Akibatnya, gusi lebih mudah mengalami peradangan dan perdarahan.

Penyebab Gusi Berdarah Tanpa Rasa Sakit

Banyak orang mengalami gusi berdarah tanpa merasa sakit, sehingga sering diabaikan. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda awal gingivitis.

Beberapa penyebabnya antara lain:

  • Penumpukan plak dan bakteri yang mengiritasi gusi

  • Kebersihan mulut yang kurang baik

  • Kekurangan vitamin C dan K

  • Perubahan hormon seperti kehamilan

  • Penggunaan sikat gigi berbulu keras

  • Merokok, yang mengurangi aliran darah ke jaringan gusi

Tanda-Tanda Gingivitis yang Perlu Diperhatikan

Selain gusi berdarah, gejala lain yang menandakan gingivitis meliputi:

  • Gusi tampak kemerahan, bengkak, atau lembut saat disentuh

  • Bau mulut tidak sedap meskipun rutin sikat gigi

  • Perubahan garis gusi atau resesi gusi

  • Gusi terasa sensitif atau sedikit nyeri saat ditekan

Jika terus dibiarkan, gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis yang lebih berbahaya bagi kesehatan gigi dan mulut.

Kekurangan Vitamin yang Memicu Gusi Berdarah

1. Kekurangan Vitamin C

  • Fungsi: menjaga kekuatan jaringan gusi dan mendukung penyembuhan luka

  • Dampak: gusi menjadi bengkak, mudah berdarah, hingga risiko skurvi

  • Sumber alami: jeruk, stroberi, brokoli

2. Kekurangan Vitamin K

  • Fungsi: membantu proses pembekuan darah

  • Dampak: perdarahan lebih mudah terjadi, termasuk pada gusi

  • Sumber alami: kale, bayam, kacang kedelai

Tips Efektif Mencegah Gusi Sering Berdarah

Untuk mengurangi risiko dan menjaga kesehatan gusi, beberapa langkah berikut bisa Anda terapkan setiap hari:

  1. Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan sikat secara perlahan.

  2. Flossing dua kali sehari untuk mencegah penumpukan plak di sela gigi.

  3. Gunakan obat kumur antibakteri, hindari yang mengandung alkohol.

  4. Minum air putih minimal 8 gelas sehari untuk membantu membersihkan sisa makanan di mulut.

  5. Hindari makanan dan minuman bersuhu ekstrem yang bisa mengiritasi gusi.

  6. Periksa gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali.

  7. Kelola stres, karena hormon stres dapat memperburuk peradangan.

Kapan Sebaiknya Pergi ke Dokter?

Jika gusi Anda terus menerus berdarah meskipun sudah menjaga kebersihan mulut dengan baik, segera periksakan diri ke dokter gigi atau dokter umum.

Gusi berdarah bisa menjadi sinyal adanya infeksi, gangguan sistemik, atau masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan profesional.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R