Orang yang Habiskan Waktu 7 Jam Sehari di Dunia Maya Lebih Rentan Terhadap Rokok

AKURAT.CO Orang-orang yang terpaku pada media sosial selama tujuh jam atau lebih dalam sehari juga tujuh kali lebih rentan terhadap rokok dan vape, dibandingkan dengan mereka yang tidak menghabiskan waktu di media sosial.
Baca Juga: Misbakhun: Kenaikan Cukai Tak Efektif Kendalikan Konsumsi, Sebaliknya Rokok Ilegal Kian Masif
Penelitian ini dipimpin oleh Dr Anthony Laverty, dari Imperial College London School of Public Health, dan diterbitkan pada 16 Mei di BMJ.
Bahkan sedikit waktu di media sosial tampaknya meningkatkan kemungkinan merokok atau vaping. Misalnya, orang-orang yang menghabiskan 1 hingga 3 jam di media sosial setiap hari, 92% lebih rentan terhadap vaping, dibandingkan mereka yang menghindari platform tersebut, demikian temuan studi tersebut.
Baca Juga: Banyak Diragukan, Faktanya Produk Alternatif Tembakau Turunkan Angka Perokok Di Eropa
Namun tim Laverty menekankan bahwa penelitian ini tidak dirancang untuk membuktikan sebab-akibat. Namun, mereka mencatat bahwa vaping dan merokok sama-sama dipromosikan secara besar-besaran di platform ini.
“Pertama, dan yang paling jelas, terdapat bukti bahwa perusahaan di balik kebiasaan merokok dan vaping memanfaatkan media sosial untuk mengiklankan dan mempromosikan produk mereka,” kata para peneliti dalam rilis berita jurnal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









