Akurat

8 Tips Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

Iwan Gunawan | 15 Maret 2024, 23:24 WIB
8 Tips Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

AKURAT.CO Bau mulut ketika berpuasa terbilang merupakan kondisi yang cukup normal.

Namun, bau mulut dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri saat berbicara dengan orang lain.

Bau mulut saat puasa terjadi karena mulut dalam kondisi kering sehingga produksi air liur berkurang.

Air liur sendiri berfungsi untuk membersihkan sisa makanan dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam rongga mulut. Maka dari itu berkurangnya air liur membuat bakteri berkembang lebih cepat.

Produksi bakteri mengalami peningkatan gas dalam jumlah banyak sehingga menimbulkan bau mulut.

Akan tetapi bau mulut dapat terjadi karena terdapat masalah pada gigi dan mulut serta kebiasaan jarang menyikat gigi.

Baca Juga: Kenali Makanan dan Minuman Penyebab Bau Mulut

Dikutip dari DR Michaels, Jumat (15/3/2024), berikut tips mencegah bau mulut agar tetap segar saat puasa:

1. Sikat gigi dua kali sehari

Sikat gigi selama 2-3 menit dengan pasta gigi mengandung fluoride setelah berbuka puasa dan sahur untuk mengurangi penumpukan plak.

Menyikat gigi membantu menghilangkan partikel makanan dan bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut.

2. Gunakan alat bantu interdental

Jangan lupa membersihkan gigi setiap hari dengan alat bantu interdental seperti benang gigi dan sikat interdental.

Alat-alat ini dapat menghilangkan sisa makanan dan plak dari tempat-tempat yang sulit dijangkau oleh sikat gigi sehingga menurunkan kemungkinan terkena penyakit gusi.

3. Bersihkan lidah

Untuk menjaga mulut tetap sehat dan segar gunakan pengikis lidah untuk menghilangkan bakteri.

Hal ini dapat mencegah bau mulut karena bakteri di lidah dapat menjadi penyebabnya. Jadi pastikan untuk membersihkan lidah secara teratur.

4. Hindari makanan tertentu

Untuk mencegah bau mulut, saat berbuka puasa jauhi makanan seperti bawang merah, bawang putih dan rempah-rempah. Ini bisa meninggalkan bau tidak sedap di mulut.

Sebaliknya, makanlah makanan yang tinggi kandungan air seperti semangka, mentimun dan seledri, yang dapat menghilangkan sisa makanan dan bakteri.

5. Minum banyak air

Selama jam-jam di luar puasa minumlah banyak air agar tetap terhidrasi dan membantu membuang partikel makanan yang dapat menyebabkan bau mulut.

Usahakan untuk minum setidaknya 8-10 gelas air antara waktu buka puasa dan sahur.

Selain itu, juga bisa mengonsumsi buah-buahan dan sayuran kaya air saat berbuka puasa untuk membantu menjaga mulut tetap terhidrasi.

Baca Juga: Catat! 10 Penyebab Bau Mulut Yang Susah Hilang, Terdapat Bakteri Berbahaya

6. Batasi minuman berkafein dan manis

Untuk menghindari dehidrasi sebaiknya hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh. Mereka memiliki efek diuretik yang bisa membuat kehilangan lebih banyak air.

Minuman manis juga bisa menyebabkan bau mulut dengan mendorong pertumbuhan bakteri di mulut. Minum air putih atau teh herbal adalah pilihan yang lebih baik.

7. Tunggu untuk menyikat gigi

Sebaiknya menunggu selama 30-60 menit setelah berbuka puasa sebelum menyikat gigi.

Ini memberi air liur cukup waktu untuk membersihkan partikel makanan secara alami dan memungkinkan mulut kembali ke tingkat pH normal.

8. Kunjungi dokter gigi secara teratur

Untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi, penting untuk menemui dokter gigi dan melakukan rutinitas kebersihan mulut yang efektif untuk rencana perawatan gigi yang dipersonalisasi.

Sebaiknya jadwalkan janji temu sebelum dan sesudah Ramadhan untuk memastikan kesehatan gigi tetap terjaga.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

I
Reporter
Iwan Gunawan
W
Editor
Wahyu SK