Akurat

Penyebab Pusing dan Sakit Kepala Setelah Buka Puasa di Bulan Ramadan

Sultan Tanjung | 12 Maret 2024, 22:50 WIB
Penyebab Pusing dan Sakit Kepala Setelah Buka Puasa di Bulan Ramadan

AKURAT.CO Setelah berbuka puasa, beberapa orang mungkin mengalami pusing atau sakit kepala.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Mari kita bahas lebih lanjut:

  1. Hipoglikemia Reaktif:
    • Setelah berbuka dengan makanan manis, terjadi lonjakan asupan gula yang diikuti oleh penurunan tiba-tiba pada kadar gula darah.
    • Hal ini dapat menyebabkan pusing dan lemas, terutama jika mengonsumsi makanan manis dalam jumlah banyak.
  1. Brain Freeze (Sakit Kepala Akibat Makanan Dingin):
    • Terjadi setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang sangat dingin, seperti es krim atau es campur.
    • Perubahan pembuluh darah di sekitar saraf tertentu dapat memicu sakit kepala sesaat.
 
  1. Dehidrasi:
    • Kurangnya cairan tubuh dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala.
    • Pastikan Anda cukup minum air saat sahur dan berbuka.
 
  1. Kurang Tidur:
    • Pola tidur yang tidak teratur atau kurang tidur dapat memicu sakit kepala.
    • Usahakan untuk tidur cukup selama bulan puasa.
  1. Stres dan Kelelahan:
    • Stres dan kelelahan fisik atau mental juga dapat memperburuk gejala pusing dan sakit kepala.

Jika Anda mengalami pusing atau sakit kepala secara teratur setelah berbuka puasa, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Jangan mengabaikan gejala ini, karena bisa menjadi tanda kondisi mendasar yang memerlukan perhatian medis.

Semoga berpuasa Anda tetap lancar dan sehat!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.