AIDS adalah Singkatan dari Apa? Berikut Penjelasan Lengkap dengan HIV
Sultan Tanjung | 22 Februari 2024, 11:40 WIB

AKURAT.CO AIDS adalah singkatan dari “Acquired Immunodeficiency Syndrome” yang menggambarkan berbagai gejala dan infeksi terkait dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh.
Penyakit AIDS disebabkan oleh infeksi HIV di dalam tubuh. Mari kita bahas lebih lanjut:
- HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika semakin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan semakin melemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit. HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS.
- AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah stadium akhir dari infeksi HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya. Penularan HIV terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh penderita, seperti darah, sperma, cairan vagina, cairan anus, serta ASI. Perlu diketahui, HIV tidak menular melalui udara, air, keringat, air mata, air liur, gigitan nyamuk, atau sentuhan fisik. HIV adalah penyakit seumur hidup, dan meski belum ada metode pengobatan untuk mengatasi HIV, ada obat yang bisa memperlambat perkembangan penyakit ini dan meningkatkan harapan hidup penderita .
- Di Indonesia, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI tahun 2019, terdapat lebih dari 50.000 kasus infeksi HIV. Dari jumlah tersebut, kasus HIV paling sering terjadi pada heteroseksual, diikuti oleh lelaki seks lelaki (LSL) atau homoseksual, pengguna NAPZA suntik (penasun), dan pekerja seks. Sementara itu, jumlah penderita AIDS di Indonesia cenderung meningkat. Di tahun 2019, tercatat ada lebih dari 7.000 penderita AIDS dengan angka kematian mencapai lebih dari 600 orang. Namun, dari tahun 2005 hingga 2019, angka kematian akibat AIDS di Indonesia terus mengalami penurunan, menandakan pengobatan di Indonesia berhasil menurunkan angka kematian akibat AIDS .
Semoga informasi ini membantu Anda dalam memahami lebih lanjut tentang HIV dan AIDS.
Jika Anda memerlukan lebih banyak referensi akademis, kami sarankan untuk mengkaji lebih lanjut dari sumber-sumber yang terpercaya. Terima kasih!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









