Akurat

Bagaimana Mekanisme Pembentukan Keringat oleh Kulit?

Sultan Tanjung | 18 Februari 2024, 07:00 WIB
Bagaimana Mekanisme Pembentukan Keringat oleh Kulit?

AKURAT.CO Keringat adalah proses alami pada tubuh manusia yang berperan penting dalam menjaga suhu tubuh tetap normal.

Berikut adalah mekanisme pembentukan keringat oleh kulit:

  1. Kelenjar Keringat:
    • Tubuh manusia memiliki sekitar tiga hingga empat juta kelenjar keringat yang tersebar di seluruh permukaan kulit.
    • Terdapat dua jenis kelenjar keringat:
      • Kelenjar Ekrin: Tersebar di sebagian besar tubuh dan terhubung langsung ke permukaan kulit, terutama di area dahi, telapak tangan, dan telapak kaki.
      • Kelenjar Apokrin: Banyak terdapat di bagian tubuh yang memiliki banyak folikel rambut, seperti kulit kepala, ketiak, dan sekitar selangkangan.
  1. Proses Terbentuknya Keringat:
    • Ketika Anda beraktivitas berat atau berada di tempat yang panas, suhu tubuh akan meningkat.
    • Hipotalamus di otak, sebagai pengatur suhu tubuh, mengirim sinyal pada sistem saraf untuk merangsang kelenjar ekrin agar mengeluarkan keringat.
    • Keringat kemudian keluar melalui pori-pori kulit, terkena udara, dan menguap.
    • Akibatnya, suhu tubuh yang semula panas berubah menjadi lebih dingin.
    • Keringat yang dikeluarkan berupa air yang juga mengandung beberapa zat seperti natrium, protein, urea, dan amonia. Itulah mengapa keringat terasa asin jika Anda mengecapnya.

Baca Juga: 10 Rahasia Merawat Kulit Wajah Agar Tetap Glowing, Salah Satunya Lakukan Perawatan Ekstra dari Produk Berikut!

 
  1. Kenapa Keringat Berbau?
    • Sebenarnya, keringat tidak berbau sama sekali.
    • Namun, karena terpapar bakteri yang ada di kulit, keringat dapat menimbulkan bau tidak sedap.
    • Keringat yang diproduksi oleh kelenjar apokrin cenderung lebih tebal karena mengandung banyak lemak.
    • Ketika lemak dipecah oleh bakteri, zat sisa yang dihasilkan menyebabkan bau tidak sedap, yang sering kita kenal sebagai bau badan.

Ingatlah untuk minum air putih atau cairan elektrolit lainnya agar tubuh tetap terhidrasi dan menggantikan cairan yang hilang akibat berkeringat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.