Penyebab dan Cara Mengatasi Gelisah dan Jantung Berdebar

AKURAT.CO - Ketidaknyamanan yang disertai dengan kegelisahan dan jantung berdebar adalah perasaan yang tidak menyenangkan. Ini bisa dialami oleh siapa saja, dengan pemicu yang beragam.
Salah satu penyebab gelisah dan jantung berdebar dapat berhubungan dengan gangguan cemas atau kondisi medis tertentu, seperti gangguan irama jantung (aritmia).
Kedua kondisi ini juga dapat dipengaruhi oleh gaya hidup, seperti kebiasaan merokok dan konsumsi kafein berlebihan.
Mari kita eksplorasi lebih lanjut mengenai penyebab gelisah dan jantung berdebar serta cara menghadapinya dalam ringkasan berikut.
Baca Juga: Ultah Di Hotel Mewah, Ashanty Dapat Kejutan Dari Atta Dan Aurel, Bikin Kaget Spot Jantung!
Penyebab Gelisah dan Jantung Berdebar
Penyebab gelisah dan jantung berdebar dapat berbeda-beda pada setiap individu, tergantung pada frekuensi keluhan, usia, riwayat obat-obatan yang digunakan, dan gaya hidup sehari-hari. Oleh karena itu, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan penyebabnya.
Secara umum, gelisah dan jantung berdebar dapat dipicu oleh kondisi-kondisi berikut:
1. Gangguan Cemas: Gangguan cemas adalah salah satu pemicu perasaan gelisah dan cemas. Ini bisa disebabkan oleh fobia terhadap sesuatu, stres, atau situasi luar yang mempengaruhi kondisi psikis.
2. Gangguan Psikosomatis: Gangguan psikosomatis adalah masalah kesehatan mental yang berdampak pada kesehatan fisik, dan jantung yang berdebar adalah gejala yang umum terjadi, terutama selama situasi stres.
3. Penyakit Hipertiroid: Kelenjar tiroid yang overaktif dapat menyebabkan jantung berdebar kencang, disertai gejala lain seperti berkeringat, kesulitan tidur, penurunan berat badan, dan lainnya.
4. Aritmia (Gangguan Irama Jantung): Jantung berdebar kencang bisa menjadi tanda adanya aritmia, yang dapat mengakibatkan irama jantung yang tidak teratur.
5. Gaya Hidup: Kebiasaan seperti merokok, begadang, konsumsi alkohol, dan kafein berlebihan juga dapat memicu gelisah dan jantung berdebar.
6. Dehidrasi Berat: Dehidrasi dan demam dapat menyebabkan peningkatan detak jantung karena jantung harus memompa darah lebih cepat untuk mengatasi kondisi ini.
7. Pengaruh Obat-obatan: Beberapa jenis obat, seperti obat asma, antibiotik, antihistamin, antihipertensi, dan antidepresan, dapat memicu gelisah dan jantung berdebar.
Baca Juga: Walaupun Capek, Naik Tangga Bisa Kurangi Risiko Penyakit Jantung Lho
Cara Mengatasi Gelisah dan Jantung Berdebar
Ketika menghadapi gelisah dan jantung berdebar, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi gejala:
1. Relaksasi dan Latihan Pernapasan: Melakukan teknik relaksasi dan latihan pernapasan dapat membantu mengatasi gejala, terutama karena gelisah sering terkait dengan emosi kuat. Latihan pernapasan dapat membantu meredakan stres.
2. Minum Air Putih dan Menjaga Keseimbangan Elektrolit: Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik dapat membantu mencegah dehidrasi yang bisa memicu jantung berdebar. Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung elektrolit juga penting.
3. Perbaiki Pola Tidur dan Rutin Berolahraga: Tidur yang cukup dan olahraga teratur dapat membantu mengelola stres dan meningkatkan kesejahteraan mental.
4. Hindari Pemicu: Jika Anda mengetahui apa yang memicu gelisah dan jantung berdebar, hindari pemicu-pemicu tersebut, seperti mengurangi konsumsi kafein berlebihan.
5. Konsultasikan dengan Dokter: Jika gejala terus berlanjut atau memburuk, konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan perawatan yang sesuai.
Demikian informasi mengenai gelisah dan jantung berdebar. Ingatlah untuk selalu mencari nasihat medis jika Anda mengalami gejala yang mengganggu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









