Akurat

Jangan Anggap Sepele Hoarding Disorder, Simak Dampaknya!

Rahmat Ghafur | 6 Oktober 2023, 14:31 WIB
Jangan Anggap Sepele Hoarding Disorder, Simak Dampaknya!
 
AKURAT.CO Hoarding adalah tindakan mengumpulkan atau menimbun barang dalam jumlah yang berlebih, hingga mencapai tingkat yang tidak terkendali.
 
Ketika berbicara tentang hoarding, seringkali dianggap sebagai kebiasaan menyimpan berlebihan yang tidak berbahaya, tetapi sebenarnya, itu bisa menjadi gangguan serius yang dikenal sebagai Hoarding Disorder (HD).

Hoarding Disorder adalah gangguan mental yang menyebabkan seseorang mengumpulkan barang-barang dalam jumlah yang berlebihan dan memiliki kesulitan untuk membuangnya, bahkan jika barang tersebut tidak memiliki nilai atau kegunaan yang signifikan.

Orang dengan hoarding disorder sering merasa terikat secara emosional pada barang-barang tersebut dan cenderung mengabaikan dampak negatif dari kebiasaan tersebut pada kehidupan mereka.

Baca Juga: Gejala Hoarding Disorder, Kelainan Suka Menimbun Barang Dalam Jumlah Banyak

Mengapa Hoarding Disorder tidak boleh dianggap sepele? 

Hoarding disorder adalah gangguan serius yang dapat berdampak signifikan pada kehidupan individu yang terkena dampak, serta pada lingkungan sekitarnya.

Dalam beberapa kasus, kondisi rumah yang sangat berantakan dan tidak higienis dapat mengakibatkan masalah kesehatan fisik yang serius, seperti infestasi serangga atau masalah pernapasan akibat kekotoran.

Selain itu, hoarding disorder dapat mengakibatkan isolasi sosial. Individu yang menderita gangguan ini sering merasa malu atau tidak nyaman dengan kondisi rumah mereka yang berantakan, sehingga mereka cenderung menghindari tamu atau interaksi sosial.

Penting untuk diingat bahwa hoarding disorder adalah gangguan mental yang memerlukan perhatian medis dan dukungan. Menyebutnya sebagai "kebiasaan menyimpan berlebihan" atau menganggapnya sepele tidak akan membantu individu yang menderita hoarding disorder. Sebaliknya, perlu lebih memahami kondisi ini dan bekerja sama untuk menyediakan bantuan yang diperlukan kepada mereka yang membutuhkannya.

Baca Juga: Hati-Hati Hoarding Disorder! Kondisi Sering Menimbun Barang Tak Terpakai

Pengobatan hoarding disorder melibatkan pendekatan multidisiplin yang mencakup dukungan medis, psikologis, dan sosial. Terapi kognitif-perilaku membantu individu untuk mengubah pola pikir dan perilaku yang terkait dengan hoarding disorder. Terapi obat-obatan dapat membantu mengurangi gejala kecemasan dan depresi yang sering terkait dengan hoarding disorder.

Dukungan sosial dari keluarga, teman, dan kelompok dukungan juga sangat penting dalam pemulihan individu dengan hoarding disorder. Selain itu, membantu individu untuk membersihkan dan mengorganisasi rumah mereka adalah bagian penting dalam pengobatan hoarding disorder.

Salah satu langkah penting dalam mengatasi hoarding disorder adalah mengakhiri stigma yang terkait dengan gangguan ini. Ketidakpahaman dan stigma sosial dapat membuat individu yang menderita hoarding disorder merasa malu atau terisolasi, yang dapat menghambat mereka dari mencari bantuan yang mereka butuhkan.

Dengan lebih memahami dan memberikan dukungan kepada mereka yang menderita hoarding disorder, seseorang dapat membantu mengurangi dampak negatif dari gangguan ini pada individu dan masyarakat secara keseluruhan. (Dani Zahra Anjaswari)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R