Tips Mengatasi Hormon Tidak Seimbang

AKURAT.CO Hormon adalah zat kimiawi yang mengoordinasikan berbagai fungsi dalam tubuh dengan membawa pesan melalui darah ke organ, kulit, otot dan jaringan lainnya.
Hormon mengontrol banyak proses tubuh yang berbeda termasuk metabolisme, homeostasis, tumbuh kembang, fungsi seksual, reproduksi, siklus bangun-tidur dan suasana hati.
Banyaknya proses tubuh yang dikontrol oleh hormon, maka penting untuk menyeimbangkan hormon agar fungsi-fungsi tubuh tidak terganggu.
Baca Juga: Kalian Harus Tahu! Apa itu Hormon Testosteron? Intip 4 Fungsinya!
Ketidakseimbangan yang terjadi pada hormon dapat menyebabkan tubuh mudah kelelahan, ketidaksuburan, rambut rontok, perubahan nafsu makan sampai kelebihan atau kekurangan berat badan.
Penyebab ketidakseimbangan kadar hormon bisa terjadi akibat tumor, kerusakan kelenjar endokrin, autoimun dan sebagainya. Pada wanita, ketidakseimbangan hormon terjadi misalnya karena gangguan tiroid, penggunaan KB, stres dan sebagainya.
Lalu bagaimana cara menyeimbangkan hormon? Simak tipsnya berikut:
1. Kurangi stres
Stres dapat meningkatkan kadar hormon adrenalin dan kortisol yang mana jika kedua kadar hormon ini terlalu tinggi, maka keseimbangan hormon akan terganggu. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Endocrinology and Metabolism melaporkan bahwa stress dapat menyebabkan perubahan kadar serum dalam banyak hormon seperti hormon glukokortikoid, katekolamin, prolaktin, dan hormon pertumbuhan.
2. Tidur yang cukup
Studi yang dimuat dalam International Journal of Endocrinology menunjukkan, kualitas tidur menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kadar hormon dan proses metabolisme di dalam tubuh.
Tidur yang cukup dapat memberi banyak manfaat bagi tubuh, diantaranya memberi waktu untuk tubuh memperbaiki sel yang rusak, membangun energi untuk hari esok, meningkatkan kekebalan tubuh, dan juga menjaga keseimbangan hormon. Orang dewasa sendiri disarankan untuk tidur selama 7-8 jam tiap malamnya, tentu dengan jam tidur yang tidak terlalu malam.
3. Olahraga
Banyak sekali manfaat yang didapat tubuh ketika kita berolahraga, diantaranya olahraga dapat membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh, memperkuat sistem endokrin, mengurangi stres, membantu kualitas tidur lebih baik, dan menjaga berat badan.
Namun, olahraga juga harus memiliki aturan. Jangan dilakukan terlalu berlebihan karena dapat menimbulkan stress yang akhirnya dapat berdampak pada keseimbangan hormon.
Baca Juga: Mengandung Hormon Progesteron, Utrogestan Cocok untuk Program Hamil
4. Jaga asupan makanan
Menjaga asupan makanan sangat berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh dan hormon. Hal ini misalnya bisa dilakukan dengan mengurangi konsumsi gula. Berdasarkan studi Critical Reviews in Clinical Laboratory Sciences, gula dianggap sebagai penyebab penyakit metabolik dan resistensi insulin. Oleh karena itu, mengurangi konsumsi gula dapat membantu menjaga kadar hormon seperti insulin.
Selain itu, kamu juga dianjurkan untuk konsumsi lemak sehat dan makanan berserat. Lemak sehat dapat menjaga keseimbangan hormon yang mengatur nafsu makan, metabolisme, dan rasa kenyang. Sedangkan makanan berserat dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan merangsang produksi hormon yang membuat kamu merasa kenyang.
5. Hindari minuman beralkohol dan kafein
Mengonsumsi kafein dan alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan dampak buruk bagi tubuh. Konsumsi kafein berlebihan dapat membuat susah tidur sehingga kadar hormon kortisol dan hormon stress akan meningkat.
Minuman beralkohol dapat mengganggu fungsi hati dan pankreas. Selain itu, produksi hormon seperti estrogen dan testosteron juga dapat terganggu. (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









