Mengenal Kandungan Berbahaya Dalam Skincare Dan Makeup
Eko Krisyanto | 13 September 2023, 19:23 WIB

AKURAT.CO Skincare dan makeup telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini karena semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya merawat kulit dan penampilan mereka.
Namun, di balik produk-produk kecantikan yang ditawarkan ada potensi mengandung bahan-bahan berbahaya yang dapat merugikan kulit serta kesehatan.
Dalam dunia skincare dan makeup banyak produk yang mengandung bahan kimia berpotensi merugikan, bahkan dapat berdampak negatif pada kulit wajah. Pemilihan produk yang tidak tepat dapat mengakibatkan masalah kulit daripada mendapatkan wajah glowing.
Oleh karena itu, pemilihan produk skincare dan makeup harus mempertimbangkan dengan cermat komposisi kandungannya, demi mengurangi potensi dampak buruk pada kulit.
Inilah sejumlah kandungan berbahaya dalam skincare dan makeup yang wajib dihindari beserta alasannya:
1. Paraben
Paraben biasanya digunakan sebagai pengawet dalam berbagai produk skincare dan makeup. Tujuannya untuk mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur berbahaya. Jenis-jenis paraben yang sering digunakan dalam produk kosmetik meliputi methylparaben, propylparaben, butylparaben dan ethylparaben.
Dalam beberapa penelitian mengatakan bahwa paraben berbahaya karena dapat menggangu fungsi horman dan dapat menimbulkan penyakit kanker payudara. Selain itu, penggunaan paraben dapat menimbulkan Iritasi kulit, terutama pada individu dengan kulit sensitif atau alergi.
Selanjutnya, penggunaan paraben dalam produk kosmetik dapat mencemari lingkungan jika produk tersebut dibuang ke dalam air, berpotensi merusak ekosistem air dan organisme di dalamnya.
2. Hydroquinone
Dalam beberapa penelitian mengatakan bahwa paraben berbahaya karena dapat menggangu fungsi horman dan dapat menimbulkan penyakit kanker payudara. Selain itu, penggunaan paraben dapat menimbulkan Iritasi kulit, terutama pada individu dengan kulit sensitif atau alergi.
Selanjutnya, penggunaan paraben dalam produk kosmetik dapat mencemari lingkungan jika produk tersebut dibuang ke dalam air, berpotensi merusak ekosistem air dan organisme di dalamnya.
2. Hydroquinone
Kandungan berbahaya dalam skincare dan makeup selanjutnya yaitu hydroquinone. Dampak dari penggunaan secara berlebihan bahan ini menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif dan membuat pigmen kebiruan yang bisa meninggalkan noda dan harus mendapatkan perawatan.
3. Merkuri
3. Merkuri
Merkuri adalah bahan kimia beracun yang seharusnya tidak ada tempatnya dalam produk skincare dan makeup. Penggunaan merkuri dalam produk kecantikan dapat membawa bahaya serius bagi kesehatan. Salah satu bahaya utama adalah risiko keracunan merkuri, yang dapat memengaruhi sistem saraf dan ginjal serta menyebabkan gejala seperti gatal-gatal, kemerahan, inflamasi, atau bahkan kerusakan permanen pada kulit. Selain itu, merkuri dapat merusak sistem imun tubuh dan memiliki efek toksik yang berbahaya.
Penggunaan produk skincare dan makeup yang mengandung merkuri juga berisiko mengganggu sistem hormon tubuh dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.
4. Fragrance
Fragrance atau parfum dalam produk skincare juga perlu dihindari. Pasalnya, fragrance dapat memiliki dampak negatif pada tubuh, seperti menyebabkan sakit kepala, alergi, asma, gangguan pernapasan, dan bahkan dapat merusak sistem reproduksi. Bahkan lebih serius, penggunaan fragrance juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.
Fragrance mengandung bahan-bahan yang memiliki potensi untuk mengganggu produksi androgen, mempengaruhi keseimbangan hormon pada perempuan, serta menimbulkan gangguan pada metabolisme dan resistensi insulin.
Produk-produk yang sering mengandung fragrance meliputi moisturizer, hand cream, dan beberapa produk perawatan rambut. Oleh karena itu, penting untuk berhati-hati dalam memilih produk skincare dan membaca label untuk memastikan produk tersebut tidak mengandung fragrance agar dapat menjaga kesehatan tubuh dan kulit.
5. Triclosan
Triclosan juga menjadi bahan skincare dan makeup yang berbahaya dan perlu diwaspadai. Triclosan dapat menyebabkan gangguan endokrin dan memicu terjadinya iritasi kulit. Bahkan dalam sebuah jurnal yang mengatakan bahwa triclosan dapat memengaruhi respons imun, produksi ROS dan juga fungsi kardiovaskular.
Tidak hanya itu, beberapa produk kecantikan juga mengandung bahan berbahaya yang dapat merusak lingkungan. Misalnya, mikroplastik dalam scrub wajah dapat mencemari perairan dan berdampak negatif pada ekosistem laut.
Penting untuk selalu diingat bahwa pemahaman yang mendalam tentang kandungan dalam produk skincare dan makeup adalah kunci untuk menjaga kesehatan kulit. Menghindari bahan-bahan berbahaya adalah langkah bijak dalam perawatan kecantikan.
Selain itu, dengan semakin banyaknya produk yang ramah lingkungan, kita juga dapat berkontribusi pada pelestarian alam.
Sebagai konsumen cerdas, ada baiknya membaca kandungan bahan yang ada sebelum membeli produk kecantikan.
Perhatikan label, cari tahu tentang bahan-bahan yang harus dihindari, dan pertimbangkan produk yang mengandung bahan alami atau organik. Dengan begitu dapat menjaga kulit sehat dan meraih penampilan terbaik tanpa mengorbankan kesehatan atau lingkungan. (Dani Zahra Anjaswari)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









