Kenali Penyebab Dan Gejala Kanker Kelenjar Air Liur, Apa Saja?
| 13 September 2023, 19:17 WIB

AKURAT.CO Kanker kelenjar air liur yang dikenal sebagai kelenjar ludah adalah jenis kanker yang relatif jarang terjadi, tetapi memiliki dampak signifikan pada kualitas hidup seseorang jika tidak terdeteksi dan diobati secara dini.
Berikut ini beberapa penyebab dan gejala kanker kelenjar air liur yang dikutip dari berbagai sumber, Rabu (13/9/2023).
Penyebab Kanker Kelenjar Air Liur
1. Merokok dan alkohol
Merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan adalah dua faktor risiko utama yang terkait dengan kanker kelenjar air liur.
Zat-zat berbahaya dalam tembakau dan alkohol dapat merusak sel-sel dalam kelenjar air liur dan memicu perkembangan kanker.
2. Radiasi
2. Radiasi
Terapi radiasi di daerah wajah atau leher untuk pengobatan kanker lain juga dapat meningkatkan risiko kanker kelenjar air liur.
3. Virus Epstein-Barr
3. Virus Epstein-Barr
Infeksi virus Epstein-Barr (EBV) telah dikaitkan dengan perkembangan kanker nasofaring dan beberapa kasus kanker kelenjar air liur.
4. Paparan bahan kimia
4. Paparan bahan kimia
Paparan jangka panjang terhadap bahan kimia berbahaya, seperti asbes, bisa meningkatkan risiko kanker kelenjar air liur.
Gejala Kanker Kelenjar Air Liur
1. Pembengkakan kelenjar ludah atau leher
Salah satu gejala awal kanker kelenjar air liur adalah pembengkakan pada kelenjar ludah di wajah atau leher. Pembengkakan ini seringkali tidak menyakitkan.
2. Nyeri atau kemerahan
2. Nyeri atau kemerahan
Kelenjar yang terkena kanker bisa menjadi nyeri atau terasa panas. Ini dapat mengganggu fungsi pengunyahan dan menelan.
3. Sulit menelan
Kesulitan menelan makanan atau minuman adalah gejala umum kanker kelenjar air liur yang telah lebih lanjut berkembang.
4. Perubahan pada kulit atau mukosa
4. Perubahan pada kulit atau mukosa
Kulit di sekitar kelenjar yang terkena kanker dapat mengalami perubahan warna atau tekstur.
Mukosa di dalam mulut juga bisa mengalami perubahan, seperti ulkus atau luka yang tidak sembuh.
5. Sulit berbicara
5. Sulit berbicara
Kanker kelenjar air liur yang telah berkembang dapat mengganggu kemampuan berbicara dengan benar.
6. Pembengkakan pada wajah atau leher
6. Pembengkakan pada wajah atau leher
Selain pembengkakan kelenjar ludah, kanker kelenjar air liur dapat menyebabkan pembengkakan pada wajah atau leher.
7. Berkurangnya berat badan
7. Berkurangnya berat badan
Berkurangnya berat badan yang tidak dijelaskan dapat menjadi gejala kanker kelenjar air liur yang lebih parah.
8. Sering merasa lelah
8. Sering merasa lelah
Sering merasa lelah yang tidak bisa dijelaskan oleh faktor lain juga dapat menjadi tanda kanker kelenjar air liur.
Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut. Pemeriksaan dini dan deteksi kanker kelenjar air liur dapat meningkatkan peluang kesembuhan.
Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut. Pemeriksaan dini dan deteksi kanker kelenjar air liur dapat meningkatkan peluang kesembuhan.
Selain itu, menghindari faktor risiko seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat membantu mengurangi risiko kanker ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
W
Editor
Wahyu SK









