Akurat

Suka Melamun? Hati-hati Kena Maladaptive Daydreaming

Eko Krisyanto | 7 September 2023, 17:31 WIB
Suka Melamun? Hati-hati Kena Maladaptive Daydreaming

 

AKURAT.CO Setiap orang di mana saja dan kapan saja tanpa sadar pernah terjebak dalam khalayannya atau biasa disebut melamun.

Melamun adalah aktivitas yang normal dan sering kali terjadi pada seseorang, terutama ketika dihadapkan pada masalah yang berat.

Melamun biasanya dilakukan untuk mencari ketenangan sejenak dan membebaskan pikiran. Sebenarnya, melamun dalam durasi singkat tidak memiliki dampak yang serius. Namun, jika seseorang suka melamun dalam waktu yang lama akan meningkatkan resiko gangguan mental tertentu, salah satunya maladaptive daydreaming.

Apa Itu Maladaptive Daydreaming

Maladaptive daydreaming merupakan kebiasaan seseorang yang suka melamun dalam durasi yang lama dan sering tenggelam dalam imajinasinya. Ini bukan sekadar aktivitas biasa melamun tetapi lebih pada kondisi yang dapat memengaruhi kesejahteraan mental dan produktivitas seseorang.

Penyebab dari kondisi ini ketika seseorang mengalami stres berat, kesepian dan juga kekerasan. Hal ini menyebabkan seseorang dapat berkhayal dan melamun dalam waktu yang lama.
 
Gejala dan Dampaknya
 
Tanda-tanda seseorang terkena maladaptive daydreaming, seperti berikut:

• Menghabiskan waktu berjam-jam dalam melamun setiap hari
• Menarik diri dari interaksi sosial untuk melamun
• Merasa cemas atau tertekan ketika terganggu dari melamun
• Mengalami gangguan tidur atau insomnia

Dalam jangka panjang, maladaptive daydreaming memiliki dampak yang cukup serius, seperti terjadi masalah dalam berinteraksi sosial, kurangnya konsentrasi bahkan masalah emosi seperti depresi dan kecemasan.

Mengatasi Maladaptive Daydreaming

Cara penanganan untuk penderita maladaptive daydreaming melalui terapi kesehatan mental (psikoterapi) dan konseling.
 
Selain itu, mencegah pemicu maladaptive daydreaming juga dapat membantu penanganan gangguan kesehatan ini lebih lanjut. Dengan begitu, dapat mengembalikan keseimbangan hidup bagi penderita.

Ingatlah bahwa melamun adalah hal yang umum, tetapi jika aktivitas ini mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, maka hal tersebut patut diperhatikan.
 
Selalu ada cara untuk mengatasi maladaptive daydreaming dan juga mendapatkan bantuan dari profesional kesehatan mental adalah langkah pertama yang bijak. (Dani Zahra Anjaswari)
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK