Akurat

Bangun Tidur Badan Pegal? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Redaksi Akurat | 22 Februari 2026, 22:49 WIB
Bangun Tidur Badan Pegal? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Pernahkan kamu bangun tidur dengan tubuh terasa pegal, kaku, atau tidak segar meskipun sudah tidur cukup lama?

Kondisi ini umum terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja, baik anak muda maupun orang dewasa.

Rasa pegal di pagi hari sering dianggap hal biasa, padahal bisa menjadi tanda bahwa tubuh tidak mendapatkan kualitas istirahat yang optimal.

Bahkan, jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas harian dan menurunkan produktivitas.

Rasa pegal saat bangun tidur bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari posisi tidur yang salah, kualitas kasur yang kurang baik, hingga gaya hidup yang tidak seimbang. 

Untuk memahami penyebab pastinya, mari kita bahasa lebih lanjut apa yang membuat tubuh terasa pegal di pagi hari dan bagaimana cara mengatasinya agar tidurmu kembali berkualitas.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Badan Pegal Saat Mudik Dalam Perjalanan Jauh

Penyebab Badan Terasa Pegal Saat Bangun Tidur

Berikut ini beberapa penyebab umum mengapa tubuh bisa terasa pegal saat bangun tidur:

1. Posisi Tidur yang Salah

Salah satu penyebab utama tubuh terasa pegal saat bangun tidur adalah posisi tidur yang tidak tepat.

Tidur dengan posisi miring tanpa penopang bantal di antara lutut atau tengkurap terlalu lama dapat menekan bagian leher, punggung, dan pinggul sehingga otot menjadi tegang dan menimbulkan rasa pegal.

2. Kasur dan Bantal yang Tidak Sesuai

Kasur yang terlalu keras atau terlalu lembut, serta bantal yang tidak menopang leher dengan baik, bisa membuat tubuh tidak mendapatkan dukungan yang optimal.

Akibatnya, posisi tulang belakang menjadi tidak sejajar dan menyebabkan nyeri saat bangun tidur.

3. Kualitas Tidur yang Buruk

Walaupun tidur cukup lama, kualitas tidur yang buruk tetap bisa membuat tubuh terasa pegal. Hal ini terjadi karena fase pemulihan tubuh tidak berjalan sempurna, terutama jika kamu sering terbangun di malam hari atau tidur dalam posisi yang tidak nyaman.

4. Dehidrasi

Kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan tubuh terasa lelah dan otot menjadi tegang.

Saat tidur, tubuh tetap kehilangan cairan melalui pernapasan, keringat, dan buang air kecil.

Jika tidak cukup minum air sebelum tidur, otot bisa menjadi lebih mudah kaku dan pegal saat bangun tidur di pagi hari.

5. Kurang Aktivitas Fisik atau Terlalu Lelah

Kurang bergerak membuat otot menjadi kaku karena jarang digunakan.

Sebaliknya, aktivitas fisik yang berlebihan tanpa waktu istirahat cukup juga dapat menyebabkan otot belum pulih sempurna dan menimbulkan rasa pegal atau nyeri saat bangun.

6. Stres 

Stres yang berlebihan bisa meningkatkan hormon kortisol, yang menyebabkan otot menjadi tegang tanpa disadari.

Akibatnya, saat tidur, tubuh tidak benar-benar rileks sehingga terasa pegal ketika bangun.

7. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi seperti fibromyalgia, arthritis, atau sindrom kelelahan kronis dapat menyebabkan rasa nyeri dan pegal saat bangun tidur.

Jika rasa pegal dialami secara terus-menerus dan disertai nyeri hebat, sebaiknya periksa ke dokter.

Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Badan Pegal Saat Bangun Tidur

Cara Mengatasi Badan Pegal Saat Bangun Tidur

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi badan pegal setelah bangun tidur:

1. Gunakan Kasur dan Bantal yang Nyaman

Pilih kasur dengan tingkat kekerasan sedang agar dapat menopang tulang punggung dengan baik. Pastikan juga bantal tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah agar posisi leher tetap sejajar dengan tubuh.

2. Perhatikan Posisi Tidur

Posisi tidur terbaik adalah telentang atau miring dengan bantal di antara lutut untuk menjaga keseimbangan tulang belakang. Hindari tidur tengkurap karena dapat menekan area leher dan punggung bawah.

3. Lakukan Peregangan Setelah Bangun Tidur

Luangkan waktu 5–10 menit untuk melakukan peregangan ringan seperti mengangkat tangan ke atas, memutar bahu, dan menekuk kaki. Peregangan ini membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi kekakuan otot.

4. Cukupi Asupan Cairan

Minum segelas air putih setelah bangun tidur membantu menghidrasi tubuh dan membuat otot lebih rileks. Pastikan juga kebutuhan cairan harian tercukupi agar tubuh tidak mudah lelah.

5. Atur Pola Tidur dan Olahraga Teratur

Tidur selama 7–8 jam setiap malam dengan jadwal yang teratur membantu tubuh beristirahat secara optimal. Selain itu, rutin berolahraga seperti jalan kaki atau yoga bisa menjaga fleksibilitas otot dan mengurangi risiko pegal.

6. Kelola Stres dengan Baik

Stres berlebihan dapat memengaruhi kualitas tidur.

Cobalah relaksasi sebelum tidur seperti meditasi, mendengarkan musik tenang, atau menarik napas dalam-dalam untuk membantu tubuh lebih rileks.

Jika rasa pegal berlangsung lebih dari beberapa minggu, disertai pembengkakan sendi, demam, atau nyeri yang tidak kunjung hilang, segera konsultasikan ke dokter.

Kondisi ini bisa jadi tanda adanya gangguan pada otot atau sendi yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Badan terasa pegal saat bangun tidur biasanya disebabkan oleh posisi tidur yang salah, kualitas kasur yang buruk, atau kurangnya istirahat yang berkualitas.

Namun, dengan memperbaiki pola tidur, memperhatikan posisi tubuh, dan menjaga gaya hidup sehat, kamu bisa mengurangi rasa pegal dan bangun tidur dengan tubuh yang lebih segar dan bugar setiap pagi.

Vania Tri Yuniar (Magang) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.