Akurat

PT Lautan Natural Krimerindo Lepas Ekspor ke Malaysia, Perkuat Industri Pangan Indonesia ke Pasar Global

Sri Agustina | 24 Desember 2025, 23:52 WIB
PT Lautan Natural Krimerindo Lepas Ekspor ke Malaysia, Perkuat Industri Pangan Indonesia ke Pasar Global

AKURAT.CO, PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) kembali menegaskan kontribusinya dalam memperkuat ekspor nasional melalui pengiriman produk pangan ke Malaysia dan sejumlah negara lainnya.

Aksi ini menjadi bagian dari Pelepasan Ekspor Serentak yang melibatkan delapan perusahaan asal Jawa Timur bersama Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Selasa (17/12/2025).

Baca Juga: Bagaimana Cara Mempromosikan Produk Pangan Lokal Indonesia yang Beraneka Ragam Tersebut agar Dikonsumsi oleh Masyarakat Indonesia dan Dunia?

Dalam kesempatan tersebut, Dyah Roro Esti Widya Putri memaparkan kinerja ekspor Jawa Timur yang terus menunjukkan tren positif.

“Sepanjang Januari – Oktober 2025, nilai ekspor Jawa Timur mencapai USD 24,46 miliar, tumbuh 12,75 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 dan menempatkan Jawa Timur sebagai eksportir peringkat kedua secara nasional. Capaian ini menegaskan peran provinsi Jawa Timur sebagai salah satu tulang punggung ekspor Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai salah satu peserta, PT Lautan Natural Krimerindo secara resmi melepas pengiriman produk dengan total nilai mencapai USD 1,5 juta.

Produk yang diekspor mencakup krimer nabati, bubuk tinggi serat FiberCreme, bubuk kelapa, whip cream, serta berbagai bahan pangan fungsional yang digunakan oleh industri makanan dan minuman global.

Sejak mulai aktif menembus pasar internasional pada 2016, LNK telah memperluas jangkauan ekspornya ke lebih dari 40 negara.

Keikutsertaan dalam pelepasan ekspor kali ini sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pelaku industri pangan nasional yang konsisten berorientasi global.

Peran strategis industri makanan dan minuman juga tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS).

Pada kuartal pertama 2025, sektor ini berkontribusi sebesar 7,2 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyumbang 72,2 persen terhadap PDB industri nonmigas, menjadikannya salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dari sisi inovasi, LNK telah meraih sejumlah pengakuan internasional.

Perusahaan ini tercatat sebagai Winner of World Food Innovation Awards 2024 kategori Best Health Innovation oleh FoodBev Media, Finalist World Coffee Innovation Awards 2025, serta Finalist Top Innovative Product 2025 by Thaifex Horec Innovation Award.

Di tingkat nasional, LNK juga menerima Penghargaan Primaniyarta dari Kementerian Perdagangan untuk kategori Ekspor Produk Inovatif melalui FiberCreme, produk yang telah dipatenkan di Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam menghadapi persaingan global, LNK menyadari tantangan yang dihadapi eksportir Indonesia, mulai dari perbedaan regulasi, standar mutu, hingga kebijakan bea masuk di negara tujuan.

Untuk itu, perusahaan secara konsisten melakukan peningkatan kualitas, efisiensi produksi, serta penyesuaian produk dengan kebutuhan pasar internasional.

LNK juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan, dalam membuka akses pasar, memperkuat diplomasi dagang, serta mendorong promosi internasional bagi produk nasional.

“Ke depan, LNK menargetkan ekspansi ke beberapa negara yang menjadi fokus utama, serta peningkatan nilai ekspor secara berkelanjutan. Pengembangan usaha akan diarahkan pada produk-produk bernilai tambah, dengan tetap berfokus pada segmen industri B2B, sekaligus melakukan ekspansi ke segmen Food Service (HoReCa) melalui penguatan portofolio produk cair (liquid products),” ungkap Hendrik Gunawan, CEO PT Lautan Natural Krimerindo.

Baca Juga: 7 Produk Pangan Terbaik di Dunia, Salah Satunya Wagyu

Dia menambahkan, seluruh strategi tersebut dijalankan sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan.

Melalui pelepasan ekspor ini, diharapkan Jawa Timur semakin mengukuhkan perannya sebagai basis industri pangan berorientasi ekspor sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok pangan global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R