Cara Mengolah Daging Kurban Agar Empuk Sempurna, Dijamin Tidak Alot!

AKURAT.CO Bagi Anda yang akan mengolah daging kurban, tantangan terbesar seringkali adalah bagaimana membuat dagingnya empuk sempurna, tidak alot, dan lezat maksimal.
Daging kurban, terutama sapi atau kambing, memang punya karakteristik yang terkadang membuatnya sedikit alot jika tidak diolah dengan benar.
Baca Juga: 5 Resep Olahan Daging Kurban Tanpa Santan: Sehat, Lezat, dan Mudah Dibuat!
Tapi jangan khawatir, dengan beberapa trik sederhana, Anda bisa menyulap daging kurban menjadi hidangan yang empuk dan bikin ketagihan.
Berikut adalah panduan lengkap cara mengolah daging kurban agar empuk maksimal, dijamin nggak alot.
1. Jangan Dicuci Berlebihan
Banyak yang punya kebiasaan mencuci daging kurban hingga bersih sekali.
Padahal, mencuci daging terlalu sering, apalagi dengan air mengalir yang kencang, justru bisa menghilangkan sari-sari atau nutrisi pada daging.
Selain itu, proses pencucian berlebihan juga bisa membuat serat-serat daging menjadi lebih kaku dan kering, sehingga lebih mudah alot saat dimasak.
Tips: Jika memang ingin dicuci, cukup bilas cepat di bawah air mengalir sebentar saja untuk menghilangkan kotoran yang menempel, lalu segera tiriskan.
Alternatif terbaik adalah cukup membersihkan kotoran yang terlihat dengan lap bersih atau tisu dapur.
2. Potong Daging Melawan Serat
Ini adalah salah satu kunci utama! Perhatikan arah serat daging saat Anda memotongnya.
Untuk mendapatkan daging yang empuk, selalu potong daging melawan arah seratnya. Jika Anda memotong searah serat, daging akan lebih sulit putus saat dikunyah, yang membuatnya terasa alot.
Tips: Amati dengan seksama guratan-guratan pada daging. Potonglah secara tegak lurus atau diagonal terhadap arah serat tersebut.
3. Manfaatkan Bahan Alami untuk Mengempukkan
Alam menyediakan banyak bahan alami yang bisa jadi "penolong" Anda dalam mengempukkan daging.
- Nanas: Buah nanas mengandung enzim bromelain yang sangat ampuh memecah protein dalam daging. Caranya, haluskan sedikit nanas (sekitar 1-2 sendok makan untuk 1 kg daging), lalu lumuri pada daging. Diamkan maksimal 30 menit, jangan terlalu lama karena daging bisa hancur. Setelah itu, bilas bersih sebelum dimasak.
- Daun Pepaya: Getah dari daun pepaya juga mengandung enzim papain yang berfungsi mirip bromelain. Remas-remas beberapa lembar daun pepaya, lalu bungkus daging kurban dengan daun pepaya tersebut. Diamkan sekitar 30 menit hingga 1 jam, lalu bilas bersih.
- Baking Soda: Baking soda atau soda kue bisa menaikkan pH permukaan daging, yang membantu melonggarkan serat protein. Larutkan 1 sendok teh baking soda dengan sedikit air, lumuri pada 500 gram daging, diamkan 15-20 menit. Bilas bersih sebelum dimasak. Penggunaan berlebihan bisa mengubah rasa daging.
- Parutan Jahe atau Bawang Putih: Selain memberikan aroma, jahe dan bawang putih juga memiliki enzim proteolitik yang ringan untuk membantu mengempukkan. Lumuri daging dengan parutan jahe atau bawang putih, diamkan sekitar 30 menit.
4. Gunakan Metode Memasak yang Tepat
Metode memasak juga sangat berpengaruh pada tingkat keempukan daging.
- Merebus dengan Teknik 5-30-7 (untuk daging sapi): Didihkan air, masukkan daging. Rebus 5 menit. Matikan api, tutup panci rapat-rapat, diamkan 30 menit. Nyalakan api lagi, rebus 7 menit. Matikan api, biarkan daging di dalam panci hingga agak dingin. Metode ini sangat hemat gas dan efektif.
- Presto: Jika Anda memiliki panci presto, ini adalah cara tercepat dan paling efektif untuk mengempukkan daging. Waktu memasak bisa jauh lebih singkat, tergantung jenis daging dan ukuran potongannya.
- Low and Slow (Memasak dengan Api Kecil dalam Waktu Lama): Metode ini cocok untuk masakan seperti rendang, semur, atau gulai. Panaskan daging dengan api kecil dalam waktu yang lebih lama. Panas yang stabil dan perlahan akan membantu memecah kolagen dalam daging sehingga menjadi sangat empuk.
5. Hindari Terlalu Cepat Menambahkan Garam
Menambahkan garam terlalu dini dalam proses memasak, terutama saat merebus atau menumis di awal, bisa menarik cairan keluar dari daging dan membuatnya menjadi kering serta alot.
Tips: Masukkan garam pada tahap akhir memasak, setelah daging mulai empuk atau di bagian akhir bumbu meresap.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda tak perlu lagi khawatir daging kurban akan alot.
Daging kurban Anda dijamin akan empuk maksimal, lezat, dan siap memanjakan lidah keluarga dan kerabat di momen Iduladha nanti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









