Akurat

6 Alasan Anda Harus Makan Kurma Setiap Hari, Nomor 4 Bikin Kaget!

Arief Rachman | 12 Januari 2025, 21:34 WIB
6 Alasan Anda Harus Makan Kurma Setiap Hari, Nomor 4 Bikin Kaget!

AKURAT.CO Kurma telah lama menjadi camilan favorit banyak orang di berbagai belahan dunia. Selain rasanya yang manis alami, buah ini juga sarat dengan nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan.

Meskipun memiliki kandungan kalori yang lebih tinggi dibandingkan buah segar lainnya, manfaatnya yang melimpah membuat kurma layak dikonsumsi setiap hari.

Berikut enam alasan mengapa Anda sebaiknya mulai rutin makan dua buah kurma setiap hari.

1. Melancarkan Pencernaan

Jika Anda sering mengalami masalah pencernaan, kurma bisa menjadi solusi alami.

Tingginya kandungan serat larut dalam kurma membantu melunakkan tinja dengan menahan air, sementara serat tidak larutnya menambah volume tinja.

Ini mempercepat proses pembuangan, mengurangi risiko sembelit, dan membantu detoksifikasi tubuh dengan mengikat racun di usus besar untuk dikeluarkan bersama tinja.

Baca Juga: Sandhy Permana, Aktor 'Mak Lampir', Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bekasi

Rutin mengonsumsi kurma dapat meningkatkan kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan.

2. Sumber Antioksidan untuk Melawan Penyakit

Kurma dipenuhi antioksidan kuat yang melindungi tubuh dari radikal bebas, senyawa berbahaya yang dapat merusak sel dan memicu berbagai penyakit kronis.

Dibandingkan dengan buah kering lainnya, seperti buah ara dan plum, kurma memiliki konsentrasi antioksidan tertinggi.

Flavonoid dalam kurma dapat menurunkan risiko diabetes, Alzheimer, dan beberapa jenis kanker, sementara karotenoid mendukung kesehatan jantung dan penglihatan.

Asam fenolik dalam kurma juga membantu melawan peradangan dan menjaga kesehatan jantung.

3. Mengontrol Gula Darah

Meskipun rasanya manis, kurma aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Sebuah studi pada tahun 2020 menunjukkan bahwa konsumsi tiga buah kurma per hari selama 16 minggu membantu menurunkan kolesterol total dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) pada penderita diabetes tipe 2.

Indeks glikemik rendah pada kurma berarti buah ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan, menjadikannya pilihan sehat bagi mereka yang ingin menjaga kadar glukosa tetap stabil.

4. Memperkuat Tulang

Kesehatan tulang yang baik bergantung pada asupan mineral yang cukup, dan kurma adalah sumber yang kaya akan tembaga, mangan, dan selenium, yang penting untuk pembentukan tulang yang kuat.

Dengan rutin makan dua buah kurma setiap hari, Anda dapat membantu mencegah osteoporosis dan memperkuat tulang, terutama seiring bertambahnya usia.

5. Membantu Kulit Tampak Lebih Muda

Kurma juga mengandung fitohormon, yang dikenal mampu meningkatkan elastisitas dan keremajaan kulit.

Baca Juga: Bursa Transfer: Pep Guardiola Ungkap Kyle Walker Ingin Hengkang dari Manchester Ciy

Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa krim yang mengandung lima persen ekstrak biji kurma mampu mengurangi kedalaman kerutan di sekitar mata setelah digunakan selama lima minggu.

Meskipun studi ini masih terbatas, hasilnya memberikan harapan bagi penggunaan kurma dalam perawatan kecantikan alami.

6. Mencegah Penyakit Kronis

Antioksidan dalam kurma tidak hanya memperbaiki sel yang rusak, tetapi juga mencegah perkembangan penyakit serius dengan melawan radikal bebas.

Ini membantu menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan berbagai gangguan degeneratif lainnya. Konsumsi kurma secara teratur dapat menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat Anda.

Kurma bukan sekadar camilan manis yang lezat, tetapi juga sumber nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Mulai dari memperbaiki pencernaan hingga menjaga kesehatan kulit dan tulang, buah ini adalah pilihan sehat yang bisa Anda nikmati kapan saja.

Baca Juga: Jesus Gil Manzano Pimpin El Clasico, Barcelona Belum Pernah Menang dengan Wasit Ini

Tambahkan dua buah kurma ke dalam menu harian Anda dan rasakan sendiri manfaat luar biasanya!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.