Resep Musakhan, Hidangan Tradisional Palestina Yang Mudah Dibuat Di Rumah

AKURAT.CO Musakhan adalah hidangan tradisional Palestina yang dihidangkan saat ada perayaan penting. Sejarah hidangan musakhan menceritakan kisah adaptasi dan hubungan masyarakat dengan tanah air mereka.
Kata musakhan berarti dipanaskan, sebuah referensi yang dimulai ketika petani Palestina mengambil roti taboon, yang sering kali berumur satu hari, dan mengolesinya dengan minyak zaitun sebelum dipanaskan kembali dan dinikmati.
Seiring waktu, hidangan ini berevolusi dari sepotong roti sederhana yang dipanaskan kembali menjadi roti yang diolesi bawang bombay yang dimasak dengan minyak zaitun dalam jumlah banyak, dan akhirnya ditaburi ayam dan kacang pinus atau almond.
Berikut ini resep musakhan dengan rasa yang lezat dan cocok dijadikan menu baru di rumah.
Bahan-Bahan
Untuk Ayam:
- 4 kaki dan/atau dada ayam tanpa kulit dan bertulang (sekitar 2 1/4 pon; 1kg)
- 1 1/2 sendok makan (22ml) minyak zaitun extra-virgin
- 1 sendok teh sumac
- 3/4 sendok teh bumbu halus
- 1/2 sendok teh lada hitam yang baru digiling
- 1/2 sendok teh jinten bubuk
- garam halal
Baca Juga: Ini Hidangan Khas Lebanon Yang Dibuat Dari Bahan-bahan Sederhana, Tidak Boleh Dilewatkan
Untuk Bawang:
- 6 sendok makan (90ml) minyak zaitun extra-virgin
- 5 bawang kuning ukuran sedang (2 1/2 pon; 1,1kg), potong dadu berukuran 1/4 inci
- 1 3/4 sendok teh (7,5g) garam halal Kristal Berlian; untuk garam meja, gunakan sekitar
setengah volume atau berat yang sama - 1 sendok makan (10g) sumac
- 1 1/2 sendok teh (6g) jinten bubuk
- 1/2 sendok teh kayu manis bubuk
- 1/2 sendok teh lada hitam bubuk
- 1/4 cangkir (60ml) kaldu ayam buatan sendiri atau kaldu rendah sodium yang dibeli di toko, atau air
Cara Membuat
1. Untuk ayam: Panaskan oven hingga 450°F (230°C). Lapisi loyang berbingkai dengan perkamen. Dalam mangkuk kecil, aduk minyak zaitun, sumac, allspice, lada hitam, dan jintan. Susun ayam di atas loyang yang sudah disiapkan dan bumbui dengan garam. Gosok seluruh tubuh dengan minyak berbumbu, dorong sebagian ke bawah kulit. Panggang ayam sampai termometer menunjukkan suhu 150°F (66°C) untuk dada, sekitar 25 menit, atau 175°F (80°C) untuk kaki, sekitar 30 menit. Biarkan ayam selama 15 menit, sisakan cairan yang terkumpul untuk bawang bombay.
2. Sedangkan untuk bawang bombay: Tumis dengan api sedang-kecil, aduk minyak zaitun, bawang bombay, dan garam, lalu masak sambil sesekali diaduk hingga bawang bombay benar-benar lunak dan berubah warna. berwarna keemasan di beberapa tepinya.
3. Masukkan sumac, jinten, kayu manis, lada hitam, dan kaldu ayam, bersama dengan sisa cairan ayam, dan masak sambil diaduk terus-menerus hingga bawang bombay matang sekitar 10 menit lebih lama. Angkat dari api dan sisihkan.
Baca Juga: Negara Di Dunia Ramai-ramai Memusuhi Israel, Buntut Kekejaman Genosida Zionis Kepada Warga Palestina
4. Untuk penyajian: Lapisi loyang dengan kertas loyang. Basahi tepi setiap roti pipih dengan mencelupkannya ke dalam campuran bawang dengan memutarnya. Letakkan roti pipih di atas loyang yang sudah disiapkan.
5. Sendokkan sekitar seperempat campuran bawang bombay ke atas roti pipih dan sebarkan secara merata, sisakan pinggiran tipis di sekeliling tepinya (mirip dengan pizza). Taburi seluruhnya dengan sumac dan kacang pinus panggang. Ulangi dengan sisa roti pipih, bawang bombay, sumac, dan kacang pinus, susun satu di atas yang lain (ini akan menjaganya tetap lembab, terutama saat Anda mulai memanggangnya).
6. Jika ayam sudah mendingin, masukkan ke dalam pemanggang untuk menghangatkan kembali dan membuat kulitnya renyah. Susun roti pipih di atas loyang dan panggang sampai pinggiran roti pipih berwarna kecokelatan, 1 hingga 4 menit. Pindahkan setiap roti pipih ke piring, taburi dengan sepotong ayam utuh, dan sajikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









