Akurat

Apa Itu Gaji Kompetitif? Ini Penjelasan Lengkap dan Cara Negosiasinya

Idham Nur Indrajaya | 10 September 2025, 20:35 WIB
Apa Itu Gaji Kompetitif? Ini Penjelasan Lengkap dan Cara Negosiasinya

AKURAT.CO Mungkin kamu sering menemukan istilah “gaji kompetitif” dalam lowongan kerja. Istilah ini kerap muncul di deskripsi pekerjaan, tapi sering kali tidak dijelaskan secara detail. Bagi fresh graduate yang baru memasuki dunia kerja, istilah tersebut bisa membingungkan. Apa sebenarnya maksud dari gaji kompetitif? Apakah jumlahnya lebih besar dari rata-rata, atau justru sebaliknya?

Artikel ini akan membahas arti gaji kompetitif, faktor yang memengaruhi besarannya, serta tips untuk mengetahui dan menegosiasikan gaji kompetitif agar tidak salah langkah saat proses rekrutmen.

Pengertian Gaji Kompetitif

Secara sederhana, gaji kompetitif adalah besaran upah yang ditawarkan perusahaan dengan menyesuaikan standar industri, lokasi, serta keterampilan kandidat. Artinya, gaji ini bisa setara atau bahkan lebih tinggi dari rata-rata gaji di posisi serupa dalam industri dan wilayah tertentu.

Dalam buku Manajemen Sumber Daya Manusia (2023) karya Faiz Irsyad Prasetyo, dkk, dijelaskan bahwa perusahaan perlu melakukan riset pasar untuk memahami standar gaji kompetitif di industri maupun wilayah terkait. Dengan begitu, perusahaan bisa menarik kandidat terbaik sekaligus mempertahankan talenta berkualitas agar tidak pindah ke kompetitor.

Menariknya, perusahaan biasanya memilih istilah “gaji kompetitif” alih-alih menuliskan angka tertentu dalam iklan lowongan kerja. Alasannya:

  • Memberi ruang bagi kandidat untuk bernegosiasi sesuai pengalaman dan keterampilan yang dimiliki.

  • Menjaga kerahasiaan struktur gaji di internal perusahaan.

  • Menyaring kandidat yang benar-benar berminat bekerja, bukan hanya sekadar mengejar besaran gaji.

Dengan kata lain, istilah ini bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari strategi rekrutmen perusahaan.

Kenapa Gaji Kompetitif Penting?

Gaji merupakan hal yang sensitif, tetapi membicarakan gaji kompetitif sangat penting karena menyangkut kebutuhan hidup pekerja. Dengan adanya inflasi dan kenaikan harga barang, gaji yang tidak seimbang bisa membuat karyawan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, bagi kandidat yang sedang melamar pekerjaan, memahami arti gaji kompetitif membantu mereka menilai apakah tawaran perusahaan sesuai dengan standar industri. Tanpa pengetahuan ini, kandidat berisiko menerima gaji yang terlalu rendah dibandingkan posisi serupa di perusahaan lain.

Gaji kompetitif juga berkaitan dengan isu kesetaraan gender. Masih ada kasus di mana pekerja perempuan menerima gaji lebih rendah dibanding laki-laki untuk posisi yang sama. Dengan adanya standar gaji kompetitif, kesenjangan seperti ini bisa ditekan agar lebih adil.

Faktor yang Menentukan Gaji Kompetitif

Tidak ada angka pasti untuk mendefinisikan gaji kompetitif karena setiap industri, wilayah, dan perusahaan memiliki standar yang berbeda. Namun, ada beberapa faktor utama yang memengaruhi penentuan gaji:

1. Industri

Jenis industri berpengaruh besar pada standar gaji. Misalnya, sektor teknologi biasanya menawarkan gaji lebih tinggi dibandingkan industri retail untuk posisi serupa.

2. Lokasi

Biaya hidup suatu daerah memengaruhi besaran gaji. Perusahaan di kota besar dengan biaya hidup tinggi, seperti Jakarta, cenderung menawarkan gaji lebih besar dibanding daerah dengan biaya hidup rendah.

3. Pengalaman dan Kualifikasi

Seorang kandidat dengan pengalaman panjang atau keahlian teknis khusus biasanya mendapatkan tawaran gaji lebih tinggi dibanding fresh graduate. Kualifikasi akademik juga bisa menjadi faktor pertimbangan.

4. Ukuran Perusahaan dan Kondisi Ekonomi

Perusahaan besar dengan sumber daya lebih kuat umumnya mampu menawarkan gaji yang lebih kompetitif. Selain itu, kondisi ekonomi global atau nasional juga bisa memengaruhi standar gaji di industri tertentu.

Cara Mengetahui Gaji Kompetitif

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah gaji yang ditawarkan benar-benar kompetitif? Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Membandingkan iklan lowongan dari berbagai perusahaan di posisi serupa.

  • Mengecek data gaji di situs survei atau portal kerja online.

  • Bertanya pada rekan kerja, komunitas profesional, atau alumni terkait kisaran gaji di industri yang sama.

Dengan begitu, kamu bisa memiliki gambaran yang lebih jelas tentang standar gaji dan menghindari jebakan tawaran yang terlalu rendah.

Cara Negosiasi Gaji Kompetitif

Menegosiasikan gaji bukan hal mudah, apalagi bagi fresh graduate. Namun, dengan persiapan yang matang, proses ini bisa berjalan lancar. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Kenali keterampilan dan nilai tambah yang kamu miliki.

  2. Lakukan riset tentang kisaran gaji rata-rata di posisi serupa.

  3. Pelajari latar belakang dan reputasi perusahaan.

  4. Sampaikan harapan gaji dengan jelas dan realistis.

  5. Lakukan negosiasi secara profesional hingga mencapai kesepakatan.

  6. Pastikan semua kesepakatan tercantum dalam kontrak kerja.

Ingat, negosiasi bukan sekadar soal angka, tapi juga mencakup tunjangan, bonus, dan benefit lain yang ditawarkan perusahaan.

Kesimpulan

Gaji kompetitif bukan sekadar istilah formal dalam lowongan kerja. Konsep ini mencerminkan strategi perusahaan untuk memberikan kompensasi yang adil sesuai standar industri, lokasi, serta keterampilan karyawan.

Bagi pencari kerja, memahami arti gaji kompetitif bisa membantu dalam proses seleksi dan negosiasi. Jangan ragu untuk melakukan riset dan menanyakan detail gaji saat wawancara agar tidak terjebak pada tawaran yang merugikan.

Kalau kamu sedang mencari pekerjaan dengan gaji kompetitif, pastikan selalu update informasi terbaru di portal lowongan kerja dan pantau artikel seputar karier lainnya di sini.


Baca Juga: Gaji DPR Rp65 Juta Masih Ketinggian, Formappi Minta Tunjangan Lain Dievaluasi

Baca Juga: Cara Mengelola Gaji agar Stabil dan Produktif

FAQ

1. Apa arti gaji kompetitif dalam lowongan kerja?
Gaji kompetitif adalah besaran upah yang ditawarkan perusahaan dengan menyesuaikan standar industri, lokasi, dan keterampilan kandidat. Artinya, gaji ini bisa sama atau lebih tinggi dibanding rata-rata gaji di posisi serupa.

2. Kenapa perusahaan sering menuliskan “gaji kompetitif” tanpa angka pasti?
Perusahaan biasanya tidak mencantumkan angka karena ingin memberi ruang negosiasi, menjaga kerahasiaan struktur gaji internal, dan menyaring kandidat yang benar-benar berminat bekerja, bukan hanya mengejar besaran gaji.

3. Bagaimana cara mengetahui apakah gaji yang ditawarkan sudah kompetitif?
Caranya dengan membandingkan kisaran gaji di portal kerja, melihat survei gaji di industri terkait, serta bertanya pada rekan atau komunitas profesional di bidang yang sama.

4. Faktor apa saja yang memengaruhi besaran gaji kompetitif?
Beberapa faktor utama antara lain industri tempat perusahaan beroperasi, lokasi dengan biaya hidup berbeda, pengalaman dan kualifikasi kandidat, serta ukuran perusahaan dan kondisi ekonomi.

5. Bagaimana tips negosiasi gaji kompetitif bagi fresh graduate?
Fresh graduate bisa menyiapkan negosiasi dengan cara mengenali keterampilan yang dimiliki, riset kisaran gaji rata-rata di posisi serupa, memahami latar belakang perusahaan, menyampaikan harapan gaji secara realistis, serta memastikan semua kesepakatan tertulis di kontrak kerja.

6. Apakah gaji kompetitif selalu lebih tinggi dari rata-rata industri?
Tidak selalu. Gaji kompetitif berarti setidaknya sesuai dengan standar industri. Jika lebih tinggi dari rata-rata, maka bisa disebut sangat kompetitif.

7. Apa hubungan gaji kompetitif dengan kesetaraan gender di dunia kerja?
Gaji kompetitif dapat membantu mengurangi kesenjangan upah antara pekerja laki-laki dan perempuan dengan memastikan standar gaji yang lebih adil sesuai posisi dan kompetensi, bukan berdasarkan gender.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.