Akurat

Cara Mengelola Gaji agar Stabil dan Produktif

Ikhwan Fajar Ramadhan | 19 Agustus 2025, 14:50 WIB
Cara Mengelola Gaji agar Stabil dan Produktif

AKURAT.CO, Mengelola gaji dengan bijak adalah kunci untuk mencapai stabilitas keuangan dan meningkatkan produktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah ketidakpastian ekonomi, memiliki strategi pengelolaan keuangan yang efektif, termasuk menyiapkan dana darurat, menjadi langkah penting untuk menghadapi situasi tak terduga.

Artikel ini akan membahas cara mengelola gaji secara optimal dengan fokus pada pentingnya dana darurat, sesuai saran para ahli keuangan.

Mengapa Dana Darurat Penting?

Dana darurat adalah tabungan yang disisihkan untuk kebutuhan mendesak, seperti kehilangan pekerjaan, biaya medis, atau perbaikan mendadak. Survei menemukan bahwa 68% responden di Indonesia menyadari pentingnya menabung untuk dana darurat dalam perencanaan keuangan keluarga. Idealnya, dana darurat setara dengan 3-6 bulan pengeluaran rutin untuk pekerja dengan penghasilan tetap, dan 6-12 bulan untuk pekerja lepas. Dengan dana darurat, Anda dapat menghindari utang berbunga tinggi dan menjaga stabilitas keuangan.

Baca Juga: Gandeng Jakpro dan Ancol, BTN Berkomitmen Jadikan Jakarta Kota Global

Langkah-Langkah Mengelola Gaji untuk Stabilitas Keuangan

1. Buat Anggaran Bulanan yang Realistis

Langkah awal dalam mengelola gaji adalah menyusun anggaran bulanan. Catat semua pemasukan dan pengeluaran, lalu alokasikan dana berdasarkan prioritas. Terapkan metode 50/30/20: 50% untuk kebutuhan pokok (makanan, tagihan, cicilan), 30% untuk keinginan (liburan, hiburan), dan 20% untuk tabungan atau investasi, termasuk dana darurat. Manfaatkan aplikasi pengelola keuangan atau layanan digital banking untuk memudahkan perencanaan.

2. Sisihkan Dana Darurat Sejak Awal

Setelah gaji diterima, segera sisihkan sebagian dana untuk tabungan darurat sebelum membelanjakan untuk kebutuhan lain. Alokasikan 10-20% dari gaji hingga dana darurat mencapai target. Untuk konsistensi, gunakan fitur autodebet ke rekening tabungan terpisah. Dengan cara ini, tabungan darurat Anda akan bertumbuh secara otomatis tanpa perlu usaha ekstra.

Baca Juga: Gandeng Relawan BUMN, BTN Hadirkan Layanan Kesehatan ke Desa Paser, Kalimantan Timur

Sebagai contoh, Simon dan Jean, pasangan yang dibahas dalam studi kasus oleh Chartered Institute for Securities & Investment, berhasil membangun dana darurat setelah menerima warisan besar. Dengan menyisihkan 20% dari pendapatan bulanan mereka ke rekening tabungan terpisah menggunakan fitur autodebet, mereka mengumpulkan dana darurat senilai 6 bulan pengeluaran dalam waktu 2 tahun, memberikan keamanan finansial di tengah ketidakpastian.

3. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Perlu

Tinjau pengeluaran bulanan untuk mengidentifikasi pos-pos yang dapat dikurangi, seperti langganan yang jarang digunakan atau makan di luar terlalu sering. Dengan memangkas pengeluaran ini, Anda dapat mengalokasikan lebih banyak dana untuk tabungan atau investasi. Pantau transaksi Anda secara real-time melalui aplikasi perbankan untuk menjaga disiplin keuangan.

Baca Juga: BTN Wujudkan Mimpi Rakyat Punya Rumah di Usia 80 Tahun RI

4. Diversifikasi Sumber Pendapatan

Untuk memperkuat stabilitas keuangan, pertimbangkan sumber pendapatan tambahan, seperti pekerjaan sampingan atau investasi jangka pendek. Pilih instrumen investasi dengan risiko rendah, seperti deposito, untuk menumbuhkan dana secara aman. Pastikan Anda memahami profil risiko sebelum memulai investasi.

5. Tinjau dan Sesuaikan Secara Berkala

Kebutuhan keuangan berubah seiring waktu. Tinjau anggaran dan dana darurat setiap 3-6 bulan untuk memastikan tetap sesuai dengan kondisi terkini. Jika mendapatkan kenaikan gaji, alokasikan sebagian untuk meningkatkan dana darurat atau investasi jangka panjang.

Baca Juga: BTN Bersama Relawan Bakti BUMN Hadirkan Layanan Kesehatan dan Ketahanan Pangan di Paser Kaltim

Memanfaatkan Layanan Perbankan

Layanan perbankan modern, seperti tabungan dengan bunga kompetitif atau aplikasi digital, dapat mendukung pengelolaan keuangan Anda. BTN menawarkan produk tabungan yang memudahkan penyisihan dana darurat dan pemantauan pengeluaran melalui platform digital. Selain itu, layanan seperti deposito atau kredit ringan dapat menjadi solusi untuk kebutuhan mendesak, dengan proses yang cepat dan syarat fleksibel.

Mengelola gaji dengan bijak adalah langkah menuju kehidupan yang stabil dan produktif. Dengan menyusun anggaran realistis, memprioritaskan dana darurat, dan memanfaatkan layanan perbankan, Anda dapat membangun pondasi keuangan yang kokoh. Mulailah dari sekarang, sisihkan dana secara konsisten, dan jadilah pengelola keuangan yang cerdas untuk masa depan yang lebih aman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.