Akurat

Apa Itu Spread Trading? Cara Cerdas Raup Cuan dari Selisih Harga

Nurma Nafisa Faradilla | 20 Agustus 2025, 16:45 WIB
Apa Itu Spread Trading? Cara Cerdas Raup Cuan dari Selisih Harga

AKURAT.CO Kamu mungkin sering mendengar istilah spread trading saat membahas dunia investasi, terutama di forex, komoditas, atau opsi.

Tapi, apa sebenarnya arti spread trading dan mengapa strategi ini banyak dipakai trader profesional?

Dikutip dari berbagai sumber resmi, spread trading adalah strategi perdagangan yang memanfaatkan selisih harga (spread) antara dua kontrak atau instrumen keuangan.

Dengan kata lain, trader tidak hanya mengandalkan harga naik atau turun, tetapi justru mengambil keuntungan dari perbedaan harga dua aset yang saling berkaitan.

Apa Itu Spread Trading?

Baca Juga: Mengapa Investasi Leher ke Atas Sangat Penting untuk Masa Depan

Spread trading adalah strategi dengan membuka posisi beli (long) pada satu kontrak sekaligus posisi jual (short) pada kontrak lain.

Tujuannya bukan sekadar untung dari arah pasar, tapi dari selisih harga (spread) yang terjadi.

Strategi ini populer karena lebih aman dibanding perdagangan tunggal. Risiko volatilitas lebih terkendali, sehingga cocok untuk trader yang ingin bermain cerdas dan tidak sekadar spekulasi.

Jenis-Jenis Spread Trading

Ada beberapa bentuk spread trading yang biasa digunakan trader, yaitu:

Baca Juga: Mengapa Investasi Properti Masih Jadi Pilihan Terbaik di 2025? Cek Selengkapnya di Sini!

  1. Inter-Commodity Spread
    Membandingkan harga dua komoditas berbeda namun berkorelasi, misalnya jagung dan gandum.

  2. Intra-Commodity Spread
    Membeli dan menjual komoditas yang sama tapi dengan kontrak jatuh tempo berbeda. Contoh: minyak mentah bulan Maret vs bulan September.

  3. Options Spread
    Strategi trading menggunakan opsi dengan kombinasi posisi beli dan jual, seperti bull spread atau bear spread.

  4. Forex Spread
    Dalam forex, spread adalah selisih antara harga jual (bid) dan beli (ask). Spread kecil biasanya lebih menguntungkan karena biaya transaksi rendah.

Keuntungan Spread Trading

Dikutip dari berbagai sumber, spread trading memiliki sejumlah kelebihan, antara lain:

  • Risiko lebih kecil karena trader membuka dua posisi berlawanan.
  • Strategi fleksibel bisa diterapkan di forex, opsi, maupun komoditas.
  • Profit lebih konsisten jika mampu membaca pergerakan spread.
  • Biaya transaksi bisa lebih efisien terutama di pasar forex dengan spread rendah.

Contoh Sederhana Spread Trading

Misalnya, kamu membeli kontrak gandum untuk bulan Maret, lalu menjual kontrak gandum untuk bulan Juni.

Baca Juga: Investasi Pertamina NRE Berhasil, Laba CREC Melonjak 38 Persen

Jika harga kontrak Maret naik lebih tinggi dibanding Juni, keuntungan bisa diperoleh dari selisih harga tersebut.

Dalam forex, spread trading lebih terlihat jelas. Contoh: pasangan mata uang EUR/USD dengan spread 2 pip. Jika broker menawarkan spread rendah, trader lebih cepat mencapai target profit.

Itulah penjelasan lengkap mengenai apa itu spread trading yang perlu kamu tahu sebelum terjun ke dunia trading.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.