Apa Itu Leverage di Forex? Pengertian, Cara Kerja, dan Risikonya untuk Pemula

AKURAT.CO Leverage di forex adalah salah satu istilah penting yang wajib dipahami trader pemula. Dengan leverage, kamu bisa melakukan transaksi jauh lebih besar dari modal yang dimiliki.
Namun, di balik peluang keuntungan besar, leverage juga menyimpan risiko tinggi. Lalu, apa sebenarnya pengertian leverage di forex, bagaimana cara kerjanya, dan apa contohnya dalam trading?
Pengertian Leverage di Forex
Dikutip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Investopedia, leverage di forex adalah fasilitas pinjaman dari broker yang memungkinkan trader mengontrol posisi trading lebih besar daripada modal yang dimiliki.
Baca Juga: Kisah Entrepreneur Muda yang Kini Jadi Legenda Forex Tanah Air
Misalnya, dengan leverage 1:100, seorang trader hanya perlu menyetorkan $100 untuk bisa mengendalikan transaksi senilai $10.000.
Cara Kerja Leverage di Forex
Leverage bekerja dengan cara “mengalikan” modal awal kamu. Semakin besar rasio leverage, semakin kecil margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi. Berikut contoh sederhananya:
- Leverage 1:50 - Modal $200 bisa mengendalikan transaksi $10.000.
- Leverage 1:100 - Modal $100 bisa mengendalikan transaksi $10.000.
- Leverage 1:500 - Modal $20 bisa mengendalikan transaksi $10.000.
Dengan demikian, leverage memberi peluang keuntungan besar, tetapi juga memperbesar risiko kerugian jika harga bergerak berlawanan.
Keuntungan Menggunakan Leverage
Baca Juga: Buka Kesempatan Investasi Kripto Baru, Pluang Luncurkan Crypto Futures dengan 25x Leverage
1. Modal kecil bisa mengontrol transaksi besar
Cocok untuk trader dengan dana terbatas.
2. Peluang profit lebih tinggi
Karena nilai kontrak yang diperdagangkan lebih besar.
3. Akses pasar global lebih mudah
Trader ritel bisa bersaing di pasar forex dengan modal minim.
Risiko Leverage di Forex
Meski terlihat menggiurkan, leverage juga berbahaya jika tidak dikelola dengan baik. Beberapa risikonya antara lain:
1. Kerugian lebih cepat membesar
Sama seperti peluang profit, potensi loss juga ikut berlipat.
2. Margin call
Jika saldo tidak cukup untuk menahan posisi, broker bisa menutup transaksi secara otomatis.
3. Overtrading
Trader pemula sering tergoda membuka terlalu banyak posisi karena merasa modalnya “besar” berkat leverage.
Baca Juga: WNA Asal India Dibekuk Usai Tipu dan Gelapkan Uang dengan Modus Trading Forex Emas
Contoh Leverage dalam Trading Forex
Bayangkan kamu memiliki modal $100 dengan leverage 1:100.
- Dengan modal tersebut, kamu bisa membuka posisi senilai $10.000.
- Jika harga bergerak naik 1%, keuntunganmu bisa mencapai $100.
- Namun jika harga turun 1%, modal $100 kamu bisa habis dalam sekejap.
Inilah mengapa pemahaman manajemen risiko sangat penting ketika menggunakan leverage.
Itulah penjelasan lengkap tentang apa itu leverage di forex, cara kerja, keuntungan, risiko, dan contohnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







