Apa Peran Utama Uang dan Lembaga Keuangan dalam Sistem Perkonomian Masyarakat? Ini Penjelasannya!

AKURAT.CO Masih banyak orang yan bertanya apa peran utama uang dan lembaga keuangan dalam sistem perekonomian masyarakat.
Dalam sistem ekonomi modern, peran uang dan lembaga keuangan dalam sistem perekonomian masyarakat sangat penting.
Uang berfungsi sebagai alat tukar, satuan hitung, serta penyimpan nilai, sedangkan lembaga keuangan menjadi penggerak utama dalam mengelola arus dana dari masyarakat ke sektor produktif.
Keduanya saling berkaitan dan berperan besar dalam menjaga stabilitas serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Peran Utama Uang dalam Sistem Perekonomian
Uang bukan hanya alat tukar, tetapi juga simbol kepercayaan dalam kegiatan ekonomi. Dikutip dari berbagai sumber, uang memiliki empat fungsi utama:
Baca Juga: PM Takaichi Luncurkan Paket Ekonomi Baru untuk Redam Inflasi Jepang
1. Sebagai alat tukar (medium of exchange):
Mempermudah transaksi barang dan jasa tanpa perlu sistem barter.
2. Sebagai satuan hitung (unit of account):
Menjadi alat ukur nilai barang dan jasa yang memudahkan perbandingan harga.
3. Sebagai penyimpan nilai (store of value):
Memungkinkan masyarakat menyimpan kekayaan dalam bentuk uang yang bisa digunakan di masa depan.
4. Sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender):
Ditetapkan oleh negara dan diakui dalam seluruh transaksi ekonomi.
Melalui peran tersebut, uang menjaga kelancaran sirkulasi ekonomi dan menciptakan efisiensi dalam aktivitas perdagangan serta investasi masyarakat.
Peran Lembaga Keuangan dalam Perekonomian
Selain uang, lembaga keuangan juga memiliki peran penting dalam sistem ekonomi. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lembaga keuangan berfungsi sebagai perantara antara pihak yang memiliki dana (surplus) dengan pihak yang membutuhkan dana (defisit).
Beberapa peran utama lembaga keuangan di antaranya:
1. Menyalurkan dana:
Menghubungkan masyarakat penabung dengan pelaku usaha atau pemerintah yang membutuhkan modal.
2. Menjaga stabilitas keuangan:
Bank Indonesia dan OJK berperan menjaga nilai tukar, mengatur inflasi, serta mengawasi likuiditas sistem keuangan nasional.
Baca Juga: BCA Syariah Galakkan Ekonomi Sirkuler Lewat Workshop Lukisan Kain Marmer Hasil Daur Ulang
3. Mendorong investasi dan pembangunan ekonomi:
Melalui lembaga seperti bank, koperasi, asuransi, dan pasar modal, masyarakat didorong untuk berinvestasi dan meningkatkan produktivitas ekonomi.
4. Memberikan layanan keuangan yang inklusif:
Program seperti Bank Wakaf Mikro, Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan fintech lending membuat masyarakat kecil lebih mudah mengakses modal usaha.
Dengan demikian, lembaga keuangan berperan sebagai penggerak utama ekonomi yang menjaga aliran uang tetap stabil dan produktif di tengah masyarakat.
Hubungan antara Uang dan Lembaga Keuangan
Uang dan lembaga keuangan tidak bisa dipisahkan. Lembaga keuangan memegang kendali atas peredaran dan pengelolaan uang di suatu negara.
Tanpa uang, lembaga keuangan tidak dapat beroperasi, dan tanpa lembaga keuangan, uang tidak akan berfungsi secara maksimal.
Misalnya, Bank Indonesia sebagai bank sentral berperan mengatur jumlah uang beredar dan suku bunga, sementara bank umum menyalurkan uang tersebut dalam bentuk kredit kepada masyarakat. Hubungan ini menciptakan sistem ekonomi yang dinamis, sehat, dan berkelanjutan.
Dampak Peran Uang dan Lembaga Keuangan terhadap Masyarakat
Keseimbangan antara uang dan lembaga keuangan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, antara lain:
- Meningkatkan daya beli dan konsumsi rumah tangga
- Mendorong pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah
- Menekan tingkat pengangguran melalui peningkatan lapangan kerja
- Menjaga kestabilan nilai tukar dan inflasi
- Meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara merata
Dengan kata lain, sistem keuangan yang kuat dan stabil akan menghasilkan perekonomian yang tangguh serta berdaya saing.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa peran uang dan lembaga keuangan dalam sistem perekonomian masyarakat tidak dapat dipisahkan.
Baca Juga: Ambisi Jakarta Kota Global Harus Seimbangkan Ekonomi dan Sosial Budaya
Uang menjadi darah yang mengalir dalam aktivitas ekonomi, sedangkan lembaga keuangan berperan sebagai jantung yang memompa dan mengatur alirannya.
Melalui pengelolaan yang baik oleh lembaga resmi seperti Bank Indonesia dan OJK, sistem keuangan nasional dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang stabil, inklusif, dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









