Munadi Herlambang: Profil Lengkap, Pendidikan, hingga Perjalanan Karier Direktur Baru BNI

AKURAT.CO Nama Munadi Herlambang menjadi sorotan setelah resmi ditetapkan sebagai Direktur Human Capital and Compliance BNI.
Keputusan ini dikukuhkan melalui RUPS Tahunan BNI pada 26 Maret 2025 dan mulai berlaku efektif sejak 1 Desember 2025, setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Publik kemudian penasaran, siapa Munadi Herlambang? Bagaimana perjalanan kariernya hingga dipercaya menduduki kursi direksi di salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia?
Dikutip dari berbagai sumber, berikut profil Munadi Herlambang lengkap dengan perjalanan kariernya.
Baca Juga: Aplikasi Wondr BNI Dilaporkan Error, Pengguna Keluhkan Sulit Akses Layanan
Riwayat Pendidikan Munadi Herlambang
Sebagai seorang profesional di sektor keuangan dan manajemen risiko, Munadi memiliki rekam jejak pendidikan yang cukup kuat di dalam dan luar negeri. Pendidikan yang pernah ditempuhnya antara lain:
- Sarjana Teknik Kimia – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
- Magister International Business – University of London
- Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan – Universitas Gadjah Mada (UGM)
Kombinasi bidang teknik, bisnis internasional, dan kebijakan publik menjadikannya figur dengan kompetensi multidisipliner yang relevan untuk posisi strategis di sektor keuangan.
Perjalanan Karier Munadi Herlambang Sebelum Menjabat di BNI
Sebelum bergabung dan menjabat sebagai direktur di BNI, Munadi telah mengemban sejumlah posisi penting di berbagai perusahaan BUMN, terutama di bidang keuangan, risiko, dan kepemimpinan organisasi. Beberapa posisi yang pernah ia isi antara lain:
Baca Juga: Badan Bank Tanah dan BNI Kolaborasi Perkuat Investasi Lewat Pemanfaatan Lahan Negara
- Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PT Wijaya Karya Bitumen (2019–2021)
- Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja (2021–2024)
- Direktur Institutional Banking BNI (2024–2025)
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade di sektor strategis nasional, penunjukan Munadi dinilai sejalan dengan transformasi kelembagaan dan tata kelola yang tengah dijalankan BNI.
Pihak manajemen BNI juga menyampaikan bahwa Munadi tidak memiliki hubungan afiliasi dengan dewan komisaris, direksi lain, maupun pemegang saham pengendali, sehingga proses penetapan dianggap profesional dan independen.
Dampak Penunjukan Munadi terhadap Saham BNI
Penetapan Munadi sebagai bagian dari jajaran direksi terlihat ikut memengaruhi pergerakan saham BNI (BBNI). Data perdagangan menunjukkan volatilitas sejak pengumuman resmi:
- 1 Desember 2025: Harga saham naik ke level 4.310 dari 4.260 di perdagangan sebelumnya
- 2 Desember 2025: Saham terkoreksi tipis 0,93 persen menjadi 4.270
Baca Juga: Stasiun Karet dan BNI City Dijadikan Satu, Pramono: Konektivitas Jakarta Makin Kuat
Secara mingguan dan bulanan, saham BNI masih bergerak dalam tren negatif, dengan pelemahan masing-masing 3,17 persen dan 2,51 persen.
Namun analis pasar menilai pergantian direksi, termasuk hadirnya Munadi, berpotensi membawa sentimen positif jangka panjang terutama di sektor human capital, compliance, dan governance.
Itulah profil lengkap Munadi Herlambang, sosok profesional yang kini dipercaya menjadi bagian dari jajaran direksi BNI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon









