Stasiun Karet dan BNI City Dijadikan Satu, Pramono: Konektivitas Jakarta Makin Kuat

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta bersama Kementerian Perhubungan sepakat menyatukan Stasiun Karet dan Stasiun BNI di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
Kesepakatan itu lahir dalam pertemuan antara Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, di Wisma Mandiri, Gambir, Senin (29/9/2025).
"Harapan kami TOD. Kemudian juga Stasiun Karet dan Sudirman bisa segera direalisasikan," kata Dudy.
Baca Juga: Resmi! Tyla Akan Tampil Perdana di NICE PIK2 Jakarta November 2025
Pramono menambahkan, penggabungan Stasiun Karet dan BNI City akan memperkuat jaringan transportasi publik di Kota Jakarta.
"Penggabungan Karet dengan BNI. Dan kalau itu terhubung, maka betul-betul konektivitas transportasi di Jakarta akan semakin baik," ujarnya.
Selain penyatuan dua stasiun tersebut, Pramono juga menyampaikan percepatan proyek transportasi massal.
Baca Juga: Marak Kecelakaan, DPRD Jakarta Desak TransJakarta Audit Pengemudi
Jalur MRT Bundaran HI-Kota dan LRT Kelapa Gading-Manggarai disebut lebih cepat dari jadwal.
"Mudah-mudahan dengan diskusi kami pada hari ini, apa yang menjadi hambatan transportasi di Jakarta, dengan persetujuan yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan bisa segera teratasi," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







