Ambisi Jakarta Kota Global Harus Seimbangkan Ekonomi dan Sosial Budaya

AKURAT.CO Visi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk menjadikan Jakarta Kota Global, diharapkan tidak mengorbankan identitas dan budaya Betawi yang telah menjadi ruh Jakarta.
Budaya lokal itu tetap penting. Harus dipertahankan dalam konten dan ekspresi masyarakatnya," ujar Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, saat dihubungi di Jakarta, Minggu (2/11/2025).
Dia menilai, salah satu tantangan utama pelestarian budaya terletak pada pendanaan. Sebagai contoh, Trubus menyinggung seni tradisional ondel-ondel yang kini kerap dijadikan alat ngamen oleh sebagian warga.
Baca Juga: Ambisi Jakarta Jadi Kota Global Terancam Gagal karena Lemahnya Kepemimpinan
"Kalau tidak ada dukungan anggaran, seniman-seniman kita akhirnya menjadikan ondel-ondel sebagai alat ngamen. Padahal seharusnya bisa jadi profesi seni yang dihargai," katanya.
Menurutnya, manfaat ekonomi dari pelestarian budaya memang tidak langsung terasa. Namun, dia menegaskan bahwa pembangunan Jakarta sebagai kota global tidak bisa semata didorong oleh motif ekonomi.
"Wisatawan juga datang karena promosi nasional, bukan karena budaya lokal saja. Jadi perlu kebijakan yang seimbang antara ekonomi dan kebudayaan," tuturnya.
Untuk itu, pemerintah daerah perlu memastikan agar pelaku seni dan budaya mendapat dukungan konkret, baik melalui dana, ruang ekspresi, maupun promosi yang berkelanjutan.
Tanpa itu, wajah Jakarta sebagai kota global akan kehilangan jati dirinya sebagai kota dengan akar budaya yang kuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







