Trump Tawarkan Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih kepada Bos UFC Dana White
AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjuk Stephen Miller untuk menggantikan Susie Wiles sebagai kepala staf Gedung Putih. Pergantian ini menjadi bagian dari perombakan lingkaran dalam Trump setelah Partai Republik mengalami kekalahan dalam pemilihan umum sela atau midterm elections.
Di tengah perubahan tersebut, Trump juga menawarkan jabatan sekretaris pers Gedung Putih kepada Dana White, bos Ultimate Fighting Championship (UFC) yang dikenal sebagai sahabat dekatnya. Tawaran itu disampaikan melalui unggahan di platform Truth Social pada Sabtu.
Trump menyebut Dana White sebagai sosok petarung tangguh dan memintanya menjadi juru bicara utama pemerintahannya. Ia bahkan mengusulkan agar White membawa sejumlah petarung UFC sebagai asistennya untuk menghadapi kelompok oposisi yang disebutnya sebagai kelompok Kiri.
"Kita membutuhkan orang-orang ini untuk membela kita dari kelompok Kiri yang gila. Dana akan menjadi sekretaris pers yang tiada duanya. Dana, tolong terima pekerjaan ini!" tulis Trump.
Gedung Putih belum memberikan konfirmasi mengenai tawaran tersebut. Juru bicara UFC juga belum menanggapi permintaan komentar.
Dana White, yang saat itu berada di London untuk menghadiri sebuah acara tinju, turut merespons unggahan Trump melalui akun Instagram. Ia membagikan tangkapan layar pernyataan presiden AS tersebut bersama foto dirinya berdiri di belakang podium ruang konferensi pers Gedung Putih.
"Menuju babak berikutnya," tulis White dalam unggahannya.
Stephen Miller Gantikan Susie Wiles
Penunjukan Stephen Miller sebagai kepala staf baru diumumkan Trump pada Jumat. Ia menggantikan Susie Wiles, penasihat lama yang selama ini dikenal sebagai salah satu orang paling berpengaruh di Gedung Putih.
Wiles kerap dipandang sebagai sosok yang mampu mengendalikan keputusan impulsif Trump. Sementara itu, Miller dikenal sebagai perancang kebijakan imigrasi garis keras pemerintahan Trump dan salah satu tokoh paling loyal di lingkaran dalam presiden.
Pergantian tersebut berlangsung setelah Partai Republik mengalami kekalahan besar dalam pemilu sela. Partai Demokrat meraih kemenangan di sejumlah wilayah yang selama puluhan tahun menjadi basis Partai Republik, sehingga mengakibatkan kubu Trump kehilangan kendali atas kedua kamar Kongres.
Hasil pemilu tersebut menjadi pukulan politik bagi Trump sekaligus memicu perubahan di jajaran penting pemerintahannya.
Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih Kosong
Selain pergantian kepala staf, posisi sekretaris pers Gedung Putih juga belum memiliki pejabat tetap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







