Akurat Logo

Perjalanan Terjal King Nassar: dari Bayaran Amplop Kosong hingga Jadi Penyihir Panggung Lintas Genre

Nuzulul Karamah | 8 November 2026, 15:11 WIB
Perjalanan Terjal King Nassar: dari Bayaran Amplop Kosong hingga Jadi Penyihir Panggung Lintas Genre
Nassar

AKURAT.CO ​Nama King Nassar tentu sudah tidak asing lagi di telinga penikmat musik Indonesia.

Dengan kepribadiannya yang ramah, penuh energi, dan selalu totalitas di setiap penampilan, penyanyi bernama lengkap Nassar Sungkar ini sukses mencuri hati berbagai kalangan penonton.

Baca Juga: Konser Tawa 2026 Kembali Digelar, Ada King Nassar dan Deretan Komika, Tiket Mulai Rp195 Ribu

​Pesona pelantun Seperti Mati Lampu ini bahkan berhasil menembus batas genre musik. Ia tidak hanya digemari pencinta dangdut sejati, tetapi juga sukses membius generasi muda di berbagai festival musik besar Tanah Air.

​Setiap aksinya di atas panggung selalu menyuguhkan kejutan yang memukau. Mulai dari koreografi yang atraktif, busana artistik bernilai estetika tinggi, hingga aksi ikoniknya memanjat tiang panggung, selalu berhasil menghipnotis ribuan penonton untuk bernyanyi dan bergoyang bersama.

​Namun, di balik kemegahan aksi panggung dan popularitas mentereng yang dinikmatinya saat ini, tersimpan kisah perjuangan panjang yang penuh liku.

Jebolan ajang pencarian bakat ini merintis kariernya dari bawah, bernyanyi dari satu panggung kecil ke panggung kecil lainnya.

​Nassar mengenang kembali masa-masa awal perjuangannya di industri musik Tanah Air. Menurutnya, pengalaman jatuh bangun tersebut menjadi fondasi kuat bagi perjalanan kariernya hingga kini.

​"Dulu tuh dibayar enggak dibayar juga pernah. Amplop ditumpuk-tumpuk-tumpuk-tumpuk, kirain duit. Amplop ketemu amplop, amplop lagi ketemu amplop lagi, ketemu amplop lagi, ternyata kok nol," ujar Nassar di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Baca Juga: Niat Mau Ngenalin Pacar Baru, Nassar Ngebet Nikah Lagi?

​Kendati sempat menghadapi masa-masa sulit, Nassar tidak pernah memandangnya sebagai beban hidup.

Baginya, honor minim berkisar Rp5 ribu hingga potongan koran di dalam amplop merupakan proses berharga yang membentuk karakternya menjadi bintang besar.

​Kini, segala kerja keras, ketulusan, serta sikap pantang menyerah tersebut berbuah manis. King Nassar berdiri kokoh sebagai salah satu ikon musik paling bersinar dan dicintai di Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa dedikasi tinggi pada karya tidak pernah mengkhianati hasil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.