Akurat Logo

Veda Ega Pratama Start dari P14 di Moto3 Qatar, Penalti Gagalkan Posisi Kualifikasi Kedelapan

Dian Eko Prasetio | 8 November 2026, 13:59 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P14 di Moto3 Qatar, Penalti Gagalkan Posisi Kualifikasi Kedelapan
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, saat beraksi di Free Practice Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Sepang, Malaysia, Jumat (30/10/2026). X/Honda Team Asia

AKURAT.CO Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus memulai balapan utama Moto3 GP Qatar 2026 dari posisi ke-14 meski berhasil menempati urutan kedelapan pada sesi kualifikasi di Sirkuit Internasional Lusail, Sabtu (7/11/2026).

Pembalap Honda Team Asia itu sebenarnya mencatatkan waktu 2 menit 03,238 detik pada sesi Kualifikasi 2 (Q2). Namun, hukuman penalti penurunan enam posisi grid membuatnya harus turun ke P14 untuk balapan Minggu (8/11/2026) malam WIB.

Penalti tersebut dijatuhkan setelah Veda dinyatakan melanggar aturan bendera kuning saat sesi latihan pada Jumat (6/11/2026).

Meski harus memulai balapan dari barisan tengah, Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama tetap optimistis Veda mampu memperbaiki posisi dan bersaing memperebutkan lima besar.

"Karena penalti, Veda harus memulai dari P14 besok, yang bukan situasi ideal untuk bertarung di barisan depan," kata Aoyama dalam keterangan resmi tim.

"Namun, jika dia mampu menemukan kecepatan yang kuat sejak awal dan melakukan start yang baik, saya percaya dia memiliki potensi untuk memulihkan posisi dan bertarung meraih hasil lima besar. Pace di antara sebagian besar pembalap terlihat sangat ketat."

Veda Terkendala Kepadatan Pembalap

Veda mengawali hari kedua di Qatar dengan hasil kurang memuaskan. Ia tertahan di posisi ke-18 pada sesi latihan terakhir sebelum bangkit dan memperbaiki catatan waktu pada Q2.

Pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul itu mengaku masih bisa mencatatkan waktu lebih baik jika tidak terkendala kepadatan pembalap di sektor terakhir lintasan sepanjang 5,38 kilometer tersebut.

"Saya merasa cukup baik, meskipun di sektor terakhir saya harus menyalip beberapa pembalap, dan ada pembalap lain yang menyalip saya di tikungan terakhir. Saya datang dengan sangat kencang, tetapi sayangnya sektor terakhir tidak sempurna dan saya tidak bisa menajamkan waktu lap lebih jauh," ujar Veda.

Meski terkena penalti, Veda mengaku tetap percaya diri. Ia menilai perkembangan setelan motor Honda NSF250RW miliknya menunjukkan arah positif dari satu sesi ke sesi berikutnya.

"Saya merasa percaya diri di sini di Qatar. Sesi demi sesi, saya pikir kami terus meningkat dan setelan motor bergerak ke arah positif. Balapan akan menjadi tantangan baru, terutama start dari P14 karena penalti, tetapi saya siap memberikan yang terbaik dan bertarung sekeras mungkin," katanya.

Sementara itu, rekan setim Veda, Zen Mitani, juga menunjukkan perkembangan positif. Pembalap rookie asal Jepang tersebut sempat berada di posisi ke-20 pada sesi latihan, tetapi mampu bangkit pada Kualifikasi 1 (Q1).

Mitani mencatatkan waktu 2 menit 03,3 detik dan finis di posisi kedua Q1 sehingga berhak melaju ke Q2.

Baca Juga: Penembakan Mematikan di Krakow, Polandia Menetapkan 2 Hari Berkabung Nasional

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.