Menlu Iran Sebut Trump Memperlakukan Negosiasi Nuklir yang Kompleks Seperti Transaksi Properti

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melontarkan kritik keras terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas keputusan meninggalkan jalur diplomasi dan memilih aksi militer. Araghchi menilai langkah tersebut sebagai pengkhianatan terhadap proses perundingan dan rakyat Amerika sendiri.
Dalam pernyataan di media sosial, Araghchi menyebut Trump telah mengkhianati diplomasi dan warga Amerika yang memilihnya. Ia juga menyindir pendekatan Washington dalam isu nuklir Iran.
“Ketika negosiasi nuklir yang kompleks diperlakukan seperti transaksi properti, dan kebohongan besar mengaburkan kenyataan, maka ekspektasi yang tidak realistis tidak akan pernah tercapai,” tulisnya. Ia menambahkan bahwa situasi itu berujung pada “mengebom meja perundingan karena kemarahan.”
Pernyataan tersebut muncul setelah perundingan tidak langsung antara AS dan Iran yang dimediasi Oman runtuh. Pembicaraan yang sempat menunjukkan kemajuan itu kembali digelar setelah terhenti selama delapan bulan. Namun, proses diplomasi terhenti ketika serangan gabungan AS-Israel dimulai pada Sabtu lalu.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan hampir 800 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat senior. Eskalasi ini memperburuk konflik dan mengakhiri upaya diplomatik yang sedang berlangsung.
Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. Konflik yang meluas itu turut mengguncang pasar energi global, memicu evakuasi besar-besaran warga asing, serta menuai kecaman dari sejumlah negara Eropa.
Melalui pernyataannya, Araghchi menegaskan posisi Iran bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab atas gagalnya jalur diplomasi dan meningkatnya konfrontasi militer di kawasan.
Sumber: Yeni Safak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








