Nama Disebut Ribuan Kali di Dokumen Epstein, Trump Buka Suara!

AKURAT.CO Dengan dirilisnya jutaan dokumen sebagai bagian dari berkas Jeffrey Epstein, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah berulang kali menyatakan bahwa tidak ada apa pun tentang dirinya di dalam dokumen-dokumen tersebut.
Trump menegaskan bahwa ia tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein yang dikenal sebagai tempat kegiatan ilegal.
“Saya tidak hanya tidak bersahabat dengan Jeffrey Epstein," tulis Trump di platform Truth Social miliknya, pada Senin (2/2/2026).
Ia juga menuduh Epstein dan seorang penulis bernama Michael Wolff berkonspirasi untuk merusak dirinya dan masa kepresidenannya.
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Srikandi Muda Indonesia Balikkan Keadaan 2-1 Atas Hong Kong
Riwayat Hubungan Trump dan Jeffrey Epstein
Meskipun klaim Trump saat ini, ada laporan dan pernyataan sebelumnya yang menunjukkan hubungan yang lebih dekat antara keduanya.
1. Pernyataan Trump di Masa Lalu
Dalam wawancara tahun 2002 dengan majalah New York, Trump pernah memuji Epstein dengan mengatakan sudah mengenal Jeff selama lima belas tahun.
"Ia Pria yang hebat. Dia sangat menyenangkan untuk diajak bersama. Bahkan dikatakan bahwa dia menyukai wanita cantik sebanyak saya, dan banyak dari mereka yang lebih muda. Tidak diragukan lagi, Jeffrey menikmati kehidupan sosialnya," puji Trump.
2. Kunjungan ke Resor Trump
Jeffrey Epstein diduga pernah melakukan pelecehan terhadap gadis di bawah umur di resor milik Donald Trump, Mar-a-Lago.
Namun, dokumen Departemen Kehakiman (DOJ) juga mengungkapkan bahwa Trump mengusir Epstein dari Mar-a-Lago karena skandal seksnya dengan karyawan.
Penerbangan dengan Pesawat Pribadi Epstein: Menurut catatan penerbangan, Trump terbang dengan pesawat pribadi Epstein setidaknya delapan kali selama tahun 1990-an.
3. Berakhirnya Pertemanan
Trump telah memberikan berbagai alasan mengenai berakhirnya pertemanannya dengan Epstein.
Salah satu alasannya adalah Epstein "mencuri" orang-orang yang bekerja untuknya.
Dalam pernyataan lain, White House Communications Director Steven Cheung menyebutkan bahwa Trump mengusir Epstein dari klubnya karena "dia menyeramkan".
Trump juga mengatakan bahwa ia mengakhiri pertemanan itu setelah Epstein melakukan "sesuatu yang tidak pantas" terkait dengan mempekerjakan pegawainya.
Nama Trump dalam Dokumen Epstein
Nama Donald Trump muncul dalam berkas yang dirilis Departemen Kehakiman setidaknya 3.000 kali. Dalam beberapa kasus, dokumen-dokumen tersebut mencakup klaim-klaim yang mengganggu dan belum terverifikasi.
Dokumen ini juga memuat daftar laporan kepada FBI mengenai Donald Trump yang dikompilasi oleh National Threat Operations Center, banyak di antaranya berupa tuduhan tentang pelecehan seksual yang melibatkan Trump, Epstein, dan tokoh lain.
Departemen Kehakiman AS menyatakan bahwa beberapa dokumen berisi klaim yang tidak benar dan sensasional terhadap Presiden Trump.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









