Mantan Atlet Olimpiade Kanada Ditangkap di Meksiko, Diduga Gembong Narkoba Internasional

AKURAT.CO Ryan Wedding, mantan atlet snowboarding Olimpiade asal Kanada, ditangkap di Meksiko setelah buron selama bertahun-tahun. Wedding diduga menjadi pimpinan jaringan narkoba internasional yang beroperasi lintas negara dan berafiliasi dengan Kartel Sinaloa.
Penangkapan Wedding diumumkan pada Jumat waktu setempat oleh Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) dan Departemen Kehakiman AS. Pria berusia 44 tahun itu kini telah dibawa ke Amerika Serikat untuk menjalani proses hukum.
Direktur FBI Kash Patel mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama internasional antara pemerintah Meksiko, sejumlah lembaga penegak hukum AS, serta Kepolisian Berkuda Kerajaan Kanada (RCMP).
“Ini adalah salah satu gembong narkoba terbesar di era modern. Jaringannya telah menyebarkan narkotika ke Amerika Utara dan merusak banyak komunitas,” kata Patel di Bandara Internasional Ontario, California.
FBI menolak merinci proses penangkapan dengan alasan penyelidikan masih berlangsung. Namun, Wedding dipastikan akan menjalani sidang perdana pada Senin mendatang.
Rekaman video yang dirilis FBI menunjukkan Wedding turun dari pesawat dengan tangan diborgol dan dikawal ketat agen FBI. Ia tampak mengenakan celana jeans terang, kaus lengan panjang abu-abu, rompi hitam, dan topi, tanpa menunjukkan ekspresi.
Pemerintah Meksiko sebelumnya menyebut seorang warga negara Kanada menyerahkan diri ke Kedutaan Besar AS. Pejabat keamanan Meksiko yang tidak ingin disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa orang tersebut adalah Ryan Wedding.
Menurut otoritas AS, Wedding telah lama masuk dalam daftar buronan dan diduga memerintahkan sejumlah pembunuhan, termasuk terhadap saksi yang berpotensi memberatkannya dalam kasus narkotika pada 2024.
Perburuan terhadap Wedding meningkat sejak tahun lalu setelah FBI memasukkannya ke dalam daftar 10 buronan paling dicari dan menawarkan hadiah hingga 15 juta dolar AS bagi pihak yang memberikan informasi penangkapannya.
RCMP menyebut penangkapan Wedding sebagai kabar baik bagi keamanan publik Kanada. Pemerintah Kanada juga menyatakan penangkapan ini merupakan langkah penting dalam memerangi kejahatan terorganisasi dan peredaran narkoba.
Wedding diketahui pernah membela Kanada dalam Olimpiade Musim Dingin 2002 di Salt Lake City. Namun, setelah karier olahraganya berakhir, ia diduga terlibat dalam perdagangan narkoba skala besar.
Ia pernah divonis bersalah di Amerika Serikat atas kasus konspirasi distribusi kokain dan dijatuhi hukuman penjara pada 2010. Setelah bebas, otoritas AS menuding Wedding kembali menjalankan bisnis narkoba di bawah perlindungan Kartel Sinaloa di Meksiko.
Dokumen pengadilan AS menyebut jaringan Wedding menyelundupkan kokain dari Kolombia ke Meksiko, lalu mendistribusikannya ke Amerika Serikat dan Kanada menggunakan truk trailer. Sekitar 60 ton kokain disebut telah dikirim melalui California, dengan Los Angeles sebagai pusat distribusi utama.
Pada November lalu, delapan warga Kanada ditangkap terkait kasus ini, termasuk seorang pengacara Ontario yang dituduh mengatur pembunuhan saksi federal serta seorang perhiasan yang diduga menjadi “bank bayangan” jaringan tersebut.
RCMP juga menyatakan Wedding masih menghadapi dakwaan terpisah di Kanada sejak 2015. Polisi Ontario menuding Wedding terlibat dalam pembunuhan satu keluarga di Caledon pada 2023, yang diduga sebagai aksi balas dendam atas pencurian narkoba. Polisi menegaskan para korban tidak terlibat dalam perdagangan narkoba.
Penangkapan Wedding diperkirakan akan memicu perubahan besar dalam peta kejahatan narkoba internasional, seiring perebutan kekuasaan di dalam jaringan yang ditinggalkannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









