Donald Trump Klaim Diminta Honduras untuk Beri Grasi Mantan Presiden Hernández

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa ia “diminta oleh Honduras” untuk memberikan grasi kepada mantan Presiden Honduras, Juan Orlando Hernández. Trump juga menuding kasus tersebut merupakan “rekayasa pemerintahan Biden”.
“Kalau ada orang menjual narkoba di sebuah negara, itu bukan berarti presidennya harus ditangkap dan dipenjara seumur hidup,” ujar Trump pada Minggu waktu setempat. “Mereka mengatakan ini adalah jebakan Biden. Ini rekayasa pemerintahan Biden,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah Trump pada Jumat lalu mengumumkan niatnya untuk memberikan “grasi penuh dan lengkap” kepada Hernández. Mantan presiden Honduras itu dijatuhi hukuman 45 tahun penjara dan denda 8 juta dolar AS pada 2023 oleh pengadilan federal Amerika Serikat atas kasus perdagangan narkoba.
Jaksa di AS menuding Hernández bekerja sama dengan kartel narkoba selama masa jabatannya, termasuk memfasilitasi penyelundupan lebih dari 400 ton kokain menuju Amerika Serikat. Sebagai imbalan, Hernández disebut menerima jutaan dolar suap yang kemudian digunakan untuk memperkuat posisinya dalam politik Honduras.
Konteks Kebijakan Trump
Pengumuman Trump terkait Hernández muncul ketika kebijakannya beberapa bulan terakhir difokuskan pada kampanye pemberantasan penyelundupan narkoba di kawasan Karibia.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintahan Trump sebelumnya menetapkan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan sekutunya sebagai bagian dari organisasi teroris asing. Pemerintah juga meningkatkan tekanan agar Maduro lengser dari jabatan.
Kasus hukum Hernández kerap disebut memiliki pola serupa dengan tuduhan pemerintah AS terhadap Maduro.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 8Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








