Akurat

10 Gunung Tertinggi di Afrika: Dari Kilimanjaro hingga Ras Dashen, Ikon Alam Paling Menantang

Naufal Lanten | 12 Januari 2026, 18:02 WIB
10 Gunung Tertinggi di Afrika: Dari Kilimanjaro hingga Ras Dashen, Ikon Alam Paling Menantang

AKURAT.CO Afrika tidak hanya dikenal lewat savana luas dan satwa liarnya, tetapi juga menyimpan jajaran pegunungan tertinggi yang menjadi magnet bagi pendaki dunia. Dari puncak bersalju di dekat khatulistiwa hingga pegunungan tropis berkabut yang ekstrem, gunung tertinggi di Afrika menawarkan kombinasi keindahan alam, tantangan fisik, dan nilai sejarah yang kuat. Artikel ini mengulas secara lengkap gunung-gunung tertinggi di Benua Afrika, mulai dari yang paling populer hingga yang paling jarang dijamah, dengan pendekatan informatif dan mudah dipahami.

Gunung Tertinggi di Afrika dan Daya Tariknya bagi Pendaki Dunia

Gunung-gunung tertinggi di Afrika tersebar di Afrika Timur dan Tengah, terutama di Tanzania, Kenya, Uganda, Republik Demokratik Kongo, dan Ethiopia. Mayoritas puncaknya terbentuk dari aktivitas vulkanik purba dan berada di kawasan tropis, namun tetap memiliki salju, gletser, serta suhu ekstrem di ketinggian tertentu. Inilah yang membuat pendakian di Afrika terasa unik dibanding benua lain.

Selain faktor ketinggian, setiap gunung memiliki karakter medan berbeda, mulai dari jalur trekking ramah pemula hingga rute teknis dengan es, lumpur, dan tebing curam.

Gunung Kilimanjaro, Puncak Tertinggi Afrika Sekaligus Ikon Dunia

Gunung Kilimanjaro berdiri sebagai gunung tertinggi di Afrika dengan ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut. Berlokasi di Tanzania bagian timur laut, gunung ini menjadi salah satu Seven Summits dan dikenal sebagai gunung berdiri bebas tertinggi di dunia.

Kilimanjaro memiliki tiga kerucut vulkanik utama, yaitu Kibo, Mawenzi, dan Shira. Puncak tertingginya berada di Uhuru Peak, Kibo. Daya tarik utamanya terletak pada lintas ekosistem yang ekstrem: hutan hujan tropis di kaki gunung, padang subalpin, gurun arktik, hingga es abadi di puncak.

Pendakian Kilimanjaro relatif non-teknis, sehingga bisa diakses oleh pendaki pemula dengan kondisi fisik baik. Jalur populer seperti Machame Route menawarkan pemandangan dramatis, sementara Marangu Route dikenal lebih landai. Rata-rata waktu pendakian berkisar antara lima hingga sembilan hari, tergantung rute dan proses aklimatisasi.

Gunung Kenya, Tantangan Teknis di Jantung Afrika Timur

Di posisi kedua gunung tertinggi di Afrika, Gunung Kenya menjulang setinggi 5.199 meter di atas permukaan laut. Terletak di Kenya dan berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO, gunung ini terkenal dengan lanskapnya yang dramatis dan keanekaragaman hayati luar biasa.

Gunung Kenya memiliki tiga puncak utama: Batian, Nelion, dan Point Lenana. Batian dan Nelion membutuhkan keahlian panjat tebing, sementara Point Lenana menjadi pilihan populer bagi pendaki non-teknis. Meskipun berada dekat garis khatulistiwa, salju dan gletser masih dapat ditemukan di beberapa bagian gunung ini.

Selain menjadi destinasi pendakian, Gunung Kenya berperan penting sebagai sumber air bagi jutaan penduduk di sekitarnya.

Gunung Stanley, Pegunungan Rwenzori yang Dijuluki Mountains of the Moon

Gunung Stanley menempati peringkat ketiga gunung tertinggi di Afrika dengan ketinggian 5.109 meter. Gunung ini berada di perbatasan Uganda dan Republik Demokratik Kongo, tepat di jantung Pegunungan Rwenzori.

Puncak tertingginya, Margherita Peak, dikenal ekstrem dengan jalur berlumpur, es, kabut tebal, dan cuaca yang sulit diprediksi. Gunung Stanley menjadi satu-satunya puncak di Rwenzori yang masih benar-benar tertutup gletser, meskipun berbagai penelitian menunjukkan gletser tersebut terus menyusut akibat perubahan iklim.

Pendakian ke Gunung Stanley bukan sekadar soal fisik, tetapi juga eksplorasi alam liar yang masih sangat murni.

Pegunungan Rwenzori, Rumah bagi Banyak Gunung Tertinggi Afrika

Selain Gunung Stanley, Pegunungan Rwenzori menyimpan beberapa gunung tertinggi di Afrika lainnya yang terkenal dengan medan ekstrem dan jalur terpencil.

Gunung Speke memiliki ketinggian 4.890 meter dan terdiri dari beberapa puncak seperti Vittorio Emanuele dan Trident. Jalurnya dikenal licin, berlumpur, dan menantang akibat hujan yang hampir konstan.

Tak jauh dari sana, Gunung Baker menjulang setinggi 4.844 meter. Gunung ini populer di kalangan pendaki Rwenzori karena jalurnya melewati danau pegunungan yang indah, meski tetap memerlukan kesiapan teknis dan fisik.

Gunung Emin (4.798 meter) dan Gunung Gessi (4.715 meter) juga berada di kawasan ini. Keduanya menawarkan pengalaman pendakian yang sangat liar, dengan jalur rawa, batu besar, dan minim infrastruktur. Nama Gunung Emin diambil dari penjelajah Mohammed Amin Asha, sementara Gunung Gessi dinamai dari Romulo Gessi, penjelajah Italia yang berperan dalam eksplorasi Afrika.

Sementara itu, Gunung Luigi di Savoia dengan ketinggian 4.627 meter sering dijadikan jalur tambahan bagi pendaki yang ingin mengeksplorasi lebih dalam kawasan Rwenzori. Medannya relatif tidak terlalu teknis, namun tetap menantang dan sunyi.

Gunung Meru, Pendakian Strategis di Tanzania

Gunung Meru merupakan gunung tertinggi kedua di Tanzania setelah Kilimanjaro, dengan ketinggian 4.562 meter. Berlokasi di Taman Nasional Arusha, gunung ini sering dijadikan lokasi aklimatisasi sebelum pendakian Kilimanjaro.

Pendakian Gunung Meru menawarkan pengalaman berbeda dengan kehadiran satwa liar seperti jerapah, kerbau, dan monyet di sepanjang jalur. Dari puncaknya, pendaki bisa menikmati pemandangan Kilimanjaro yang spektakuler, terutama saat matahari terbit.

Ras Dashen, Atap Ethiopia di Pegunungan Simien

Ras Dashen adalah gunung tertinggi di Ethiopia dengan ketinggian sekitar 4.550 meter. Gunung ini menjadi ikon Pegunungan Simien yang terkenal akan tebing curam, dataran tinggi vulkanik, dan lembah dalam.

Trekking menuju Ras Dashen memberikan pengalaman multihari yang unik karena memadukan tantangan alam dengan kekayaan fauna endemik, seperti Gelada baboon dan Walia ibex. Jalur ini cocok bagi pendaki yang mencari petualangan panjang dengan nuansa budaya lokal yang kuat.

Gunung Karisimbi, Puncak Vulkanik di Kawasan Virunga

Gunung Karisimbi memiliki ketinggian 4.507 meter dan terletak di Pegunungan Virunga, di perbatasan Republik Demokratik Kongo dan Rwanda. Gunung ini berada di kawasan yang sama dengan habitat gorila gunung yang terkenal di dunia.

Pendakian Karisimbi memerlukan pengawalan pemandu dan penjaga taman karena faktor keamanan dan satwa liar. Meski demikian, keindahan hutan pegunungan dan lanskap vulkaniknya menjadikan gunung ini salah satu destinasi paling eksotis di Afrika.

Baca Juga: 8 Cara Memilih Jalur yang Aman Saat Mendaki Gunung

Baca Juga: Apa Saja Makanan Paling Praktis yang Bisa Dibawa Saat Naik Gunung

Mengapa Gunung Tertinggi di Afrika Selalu Menarik Perhatian?

Gunung tertinggi di Afrika bukan hanya soal angka ketinggian, tetapi juga tentang keragaman lanskap, sejarah geologi, dan pengalaman mendaki yang sangat berbeda dari benua lain. Dari Kilimanjaro yang ramah pemula hingga Rwenzori yang ekstrem, Afrika menawarkan spektrum petualangan yang luas.

Bagi pencinta alam dan pendaki, menaklukkan salah satu gunung tertinggi di Afrika berarti menyusuri hutan tropis, salju khatulistiwa, hingga wilayah yang nyaris tak tersentuh modernisasi.

Kalau kamu tertarik dengan eksplorasi alam ekstrem dan destinasi gunung kelas dunia, pantau terus artikel menarik lainnya seputar petualangan dan geografi dunia di AKURAT.CO.

Baca Juga: Kenapa Gunung Berapi Bisa Meletus? Ini Penjelasan Lengkap Proses, Penyebab, dan Dampaknya

Baca Juga: Mengapa Gunung Lebih Dingin daripada Pantai?

FAQ: Gunung Tertinggi di Afrika

Apa gunung tertinggi di Afrika?

Gunung tertinggi di Afrika adalah Gunung Kilimanjaro yang terletak di Tanzania dengan ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut. Gunung ini juga dikenal sebagai gunung berdiri bebas tertinggi di dunia.

Di negara mana Gunung Kilimanjaro berada?

Gunung Kilimanjaro berada di Tanzania, tepatnya di bagian timur laut negara tersebut, dekat perbatasan Kenya.

Apakah Gunung Kilimanjaro cocok untuk pendaki pemula?

Ya, Gunung Kilimanjaro tergolong ramah untuk pendaki pemula karena tidak memerlukan teknik panjat tebing khusus. Namun, kondisi fisik yang baik dan proses aklimatisasi tetap sangat penting.

Berapa lama waktu pendakian Gunung Kilimanjaro?

Rata-rata pendakian Gunung Kilimanjaro membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 9 hari, tergantung jalur yang dipilih dan strategi aklimatisasi.

Apa gunung tertinggi kedua di Afrika?

Gunung tertinggi kedua di Afrika adalah Gunung Kenya dengan ketinggian 5.199 meter. Gunung ini berada di Kenya dan berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO.

Apa perbedaan Gunung Kilimanjaro dan Gunung Kenya?

Gunung Kilimanjaro menawarkan jalur pendakian non-teknis yang lebih ramah, sementara Gunung Kenya memiliki rute teknis yang memerlukan keahlian panjat tebing, terutama menuju puncak Batian dan Nelion.

Di mana letak Pegunungan Rwenzori?

Pegunungan Rwenzori terletak di perbatasan Uganda dan Republik Demokratik Kongo. Kawasan ini menjadi rumah bagi beberapa gunung tertinggi di Afrika seperti Gunung Stanley, Speke, dan Baker.

Gunung apa saja yang berada di Pegunungan Rwenzori?

Beberapa gunung tertinggi di Afrika yang berada di Pegunungan Rwenzori antara lain Gunung Stanley, Gunung Speke, Gunung Baker, Gunung Emin, Gunung Gessi, dan Gunung Luigi di Savoia.

Apa itu Gunung Stanley dan mengapa terkenal?

Gunung Stanley adalah gunung tertinggi ketiga di Afrika dengan puncak bernama Margherita Peak. Gunung ini terkenal karena medan ekstrem, jalur berlumpur, serta gletser tropis yang masih tersisa.

Apakah semua gunung tertinggi di Afrika memiliki salju?

Tidak semuanya. Salju dan gletser umumnya ditemukan di puncak-puncak tertinggi seperti Kilimanjaro, Gunung Kenya, dan Gunung Stanley, meskipun jumlahnya terus berkurang akibat perubahan iklim.

Gunung apa yang cocok untuk aklimatisasi sebelum mendaki Kilimanjaro?

Gunung Meru sering dijadikan pilihan untuk aklimatisasi karena lokasinya dekat dengan Kilimanjaro dan memiliki jalur pendakian menengah.

Apa gunung tertinggi di Ethiopia?

Gunung tertinggi di Ethiopia adalah Ras Dashen dengan ketinggian sekitar 4.550 meter, yang berada di kawasan Pegunungan Simien.

Mengapa Gunung Karisimbi dianggap unik?

Gunung Karisimbi berada di kawasan Pegunungan Virunga dan terkenal karena kedekatannya dengan habitat gorila gunung, sehingga pendakiannya memerlukan pengawalan khusus.

Mengapa gunung tertinggi di Afrika menarik bagi pendaki dunia?

Karena menawarkan variasi lanskap ekstrem, mulai dari hutan hujan tropis hingga salju khatulistiwa, serta pengalaman pendakian yang berbeda dari benua lain.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.