Wabah Ebola di Kongo Dinyatakan Berakhir Setelah 42 Hari Tanpa Kasus Baru

AKURAT.CO Pemerintah Republik Demokratik Kongo (DRC) menyatakan wabah Ebola di negara tersebut resmi berakhir setelah 42 hari berturut-turut tanpa laporan kasus baru. Pengumuman itu disampaikan otoritas kesehatan pada Senin (1/12).
Wabah terbaru ini pertama kali diumumkan pada 4 September lalu setelah virus terdeteksi di zona kesehatan Bulape, Provinsi Kasai. Wabah tersebut menjadi yang pertama di Kongo sejak 2022.
Kementerian Kesehatan DRC mencatat total 64 kasus Ebola, dengan 45 korban meninggal dan 19 pasien berhasil pulih.
Sejak awal penanganan, pemerintah memanfaatkan sistem pengawasan epidemiologi nasional yang telah diperbarui untuk membantu pelacakan penyebaran kasus dan mempercepat upaya pengendalian.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut wabah ini merupakan wabah Ebola ke-16 di DRC sejak penyakit tersebut pertama kali diidentifikasi pada 1976.
Tidak ada kasus baru yang dilaporkan sejak 25 September, sementara pasien terakhir dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari fasilitas perawatan pada 19 Oktober.
Sesuai protokol WHO, suatu wabah Ebola dapat dinyatakan selesai setelah dua kali masa inkubasi — setara 42 hari — berlalu tanpa temuan kasus baru.
Ebola merupakan penyakit langka namun mematikan yang ditularkan melalui kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh pasien. Virus ini umum ditemukan pada kawasan hutan tropis di Afrika Tengah dan menyebabkan gejala seperti demam, nyeri tubuh, muntah, serta diare.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








