Zelensky Tiba di Paris Hadiri KTT Koalisi Negara Pendukung Perdamaian Ukraina

AKURAT.CO Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tiba di Paris, Prancis, Selasa (6/1) untuk menghadiri KTT tingkat pemimpin koalisi negara pendukung Ukraina, yang membahas upaya perdamaian serta jaminan keamanan bagi Kyiv di tengah konflik dengan Rusia.
Kedatangan Zelenskyy dikonfirmasi oleh Sekretaris Pers Kepresidenan Ukraina, Serhii Nykyforov, kepada sejumlah media Ukraina, termasuk kantor berita negara Ukrinform.
Berdasarkan agenda yang dirilis Istana Elysee, Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan menggelar pertemuan kerja dengan Zelensky pada pukul 12.15 waktu setempat. Setelah itu, Macron akan mengadakan jamuan makan siang kerja bersama Presiden Ukraina dan delegasi Amerika Serikat yang berkunjung ke Paris.
Pertemuan bilateral tersebut digelar menjelang KTT koalisi “coalition of the willing”, yang terdiri dari sekitar 35 negara dan dipimpin oleh Prancis serta Inggris. Negara-negara dalam koalisi ini dikenal sebagai pendukung utama Ukraina dan menyatakan kesiapan untuk mengerahkan pasukan jika tercapai gencatan senjata dengan Rusia.
KTT yang berlangsung Selasa sore itu diperkirakan akan membahas perkembangan terbaru perundingan perdamaian Ukraina, dinamika penyusunan draf rencana damai, serta peran koalisi dalam memberikan jaminan keamanan jangka panjang bagi Ukraina.
Media AS Axios, mengutip pejabat Gedung Putih, melaporkan delegasi Amerika Serikat yang menghadiri KTT di Paris antara lain akan diwakili oleh utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump.
Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, para penasihat keamanan nasional dari 15 negara, bersama perwakilan NATO dan Uni Eropa, menggelar pertemuan di Kyiv untuk membahas situasi keamanan Ukraina.
Sementara itu, Kepala Staf Pertahanan Prancis Fabien Mandon menyatakan bahwa dirinya turut ambil bagian dalam pertemuan para kepala staf angkatan bersenjata di Paris. Dalam pernyataannya di platform X, Mandon menyebut pembahasan difokuskan pada jaminan keamanan bagi Ukraina serta mekanisme pelaksanaannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








