Akurat

Moskow Tuduh Ukraina Luncurkan Rudal Buatan AS Untuk Serang Target Sipil di Voronezh

Kumoro Damarjati | 19 November 2025, 17:32 WIB
Moskow Tuduh Ukraina Luncurkan Rudal Buatan AS Untuk Serang Target Sipil di Voronezh

 

AKURAT.CO Rusia menuding Ukraina kembali meningkatkan eskalasi konflik setelah empat rudal jarak jauh ATACMS buatan Amerika Serikat diluncurkan ke wilayah Voronezh. Moskow mengklaim serangan tersebut diarahkan ke area yang dihuni warga sipil.

Pernyataan itu muncul tidak lama setelah militer Ukraina pada Selasa (18/11) mengonfirmasi telah menggunakan rudal ATACMS untuk menghantam sejumlah sasaran militer di dalam wilayah Rusia. Kyiv menyebut langkah tersebut sebagai “kemajuan penting” dalam upaya menekan invasi Moskow.

ATACMS Pertama Kali Digunakan ke Dalam Wilayah Rusia

Ukraina diketahui menerima sistem rudal ATACMS pada 2023. Namun pada awalnya, negara itu dibatasi penggunaannya hanya di wilayah sendiri, terutama karena hampir 20 persen teritori Ukraina masih berada di bawah okupasi pasukan Rusia. Serangan terbaru ke Voronezh menjadi salah satu penggunaan ATACMS paling signifikan sejak sistem itu dipasok AS.

Rusia: Semua Rudal Ditembak Jatuh

Mengutip laporan Reuters, Rabu (19/11/2025), Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa seluruh rudal yang ditembakkan Ukraina berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara S-400 serta Pantsir.

“Para operator S-400 dan Pantsir telah menembak jatuh empat rudal ATACMS,” bunyi pernyataan yang dirilis melalui Telegram.

Walaupun rudal disebut berhasil dihancurkan di udara, serpihan yang jatuh dilaporkan menimbulkan kerusakan ringan pada atap panti jompo, sebuah panti asuhan, dan satu rumah warga di Voronezh. Moskow menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Kementerian Pertahanan Rusia turut merilis foto-foto serpihan yang diklaim sebagai bagian dari rudal ATACMS. Pasukan pengintaian udara Rusia disebut mengidentifikasi wilayah Kharkiv, Ukraina, sebagai titik peluncuran rudal tersebut.

Sebagai balasan, Rusia menyatakan telah melancarkan serangan menggunakan rudal Iskander-M untuk menghancurkan dua peluncur roket multiple Ukraina.

Eskalasi Serangan ATACMS Bukan yang Pertama

Bukan kali pertama Ukraina mengarahkan ATACMS ke wilayah Rusia. Pada Januari lalu, enam rudal serupa ditembakkan ke Belgorod, yang terletak di dekat perbatasan.

Tahun sebelumnya, penggunaan rudal ATACMS buatan AS dan Storm Shadow buatan Inggris oleh Ukraina sempat memicu respons keras dari Presiden Vladimir Putin. Saat itu, Putin memerintahkan peluncuran rudal hipersonik ke sejumlah target di dalam wilayah Ukraina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.