Akurat

Jerman Mengecam Serangan Pemukim Israel terhadap Masjid di Tepi Barat

Kumoro Damarjati | 14 November 2025, 08:53 WIB
Jerman Mengecam Serangan Pemukim Israel terhadap Masjid di Tepi Barat


AKURAT.CO Pemerintah Jerman pada Kamis mengecam aksi pembakaran sebuah masjid di Tepi Barat oleh pemukim ekstremis Israel, di tengah meningkatnya kekerasan pemukim di wilayah pendudukan Palestina.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui media sosial, Kementerian Luar Negeri Jerman menyebut serangan tersebut sebagai tindakan yang mengkhawatirkan dan meminta agar kekerasan dihentikan. Berlin juga menekankan pentingnya investigasi menyeluruh serta penegakan hukum terhadap para pelaku.

Insiden pembakaran terjadi pada Rabu malam di Desa Deir Istiya, Tepi Barat bagian tengah. Laporan otoritas lokal dan sejumlah media menyebut para pemukim tidak hanya membakar bagian masjid, tetapi juga mencoret-coret bangunan tersebut.

Kekerasan yang melibatkan tentara Israel dan pemukim ilegal terus meningkat sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023. Data otoritas Palestina menunjukkan lebih dari 1.070 warga Palestina tewas dan sekitar 10.300 lainnya luka-luka akibat berbagai serangan di Tepi Barat.

PBB dan berbagai organisasi hak asasi manusia juga mencatat ratusan serangan pemukim sepanjang 2024–2025, mulai dari pembakaran, perusakan properti hingga serangan fisik. Banyak dari insiden tersebut dilaporkan terjadi di hadapan pasukan Israel yang tidak melakukan intervensi.

Pada Juli 2024, Mahkamah Internasional (ICJ) mengeluarkan opini penasehat yang menyatakan bahwa pendudukan Israel atas Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza selama puluhan tahun melanggar hukum internasional. ICJ juga menyerukan pengosongan seluruh permukiman Israel dan penghentian kebijakan yang mengubah komposisi demografis wilayah tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.